Tribun

Sate Beracun

Pengirim Sate Sianida di Bantul yang Salah Sasaran Mohon Keringanan Hukuman: Saya Ingin Berkeluarga

Pengirim sate sianida di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang salah sasaran memohon keringanan hukuman.

Editor: Nanda Lusiana Saputri
Pengirim Sate Sianida di Bantul yang Salah Sasaran Mohon Keringanan Hukuman: Saya Ingin Berkeluarga
TRIBUNJOGJA.COM/ Santo Ari
Terdakwa kasus sate sianida, NA menjalani sidang secara daring dari Lapas Perempuan Wonosari, Senin (29/11/2021) 

TRIBUNNEWS.COM - Pengirim sate sianida di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang salah sasaran memohon keringanan hukuman.

Alasannya ia merupakan tulang punggung keluarga.

Selain itu, dia juga mengatakan ingin berkeluarga.

Selain memohon keringanan, dia terdakwa juga memohon maaf kepada keluarganya dan keluarga korban.

Ia mengatakan, kejadian itu terjadi atas kelalaian dan kebodohannya.

Pengadilan Negeri (PN) Bantul kembali menggelar sidang kasus satai sianida dengan terdakwa NA (25).

Sidang Senin (29/11/2021) adalah membacakan nota pembelaan atau pledoi dari penasihat hukum terdakwa.

Dalam kesempatan itu, Hakim Ketua Aminuddin juga memberikan kesempatan NA untuk mengungkapkan pembelaannya.

Sama seperti sidang sebelumnya, terdakwa NA menjalani sidang secara daring dari Lapas Perempuan Wonosari, Kabupaten Gunungkidul.

Baca juga: Perjalanan Kasus Dukun Pengganda Uang Renggut Nyawa 4 Orang, Beri Korban Air yang Dicampur Sianida

Dalam kesempatan itu, NA memohon maaf kepada keluarga terutama orang tua, setelah apa yang ia diperbuat.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas