Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Mengaku Sudah 17 Kali Divaksin, Rahim Sudah Tiga Bulan Jadi Joki Vaksin Covid

Video pengakuan pria itu viral di media sosial, Senin(20/12).Dalam video tersebut tampak seorang laki-laki mengenakan kaus oblong.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Mengaku Sudah 17 Kali Divaksin, Rahim Sudah Tiga Bulan Jadi Joki Vaksin Covid
https://twitter.com/cobeh2021
Video pria di Pinrang mengaku joki Vaksin Covid-19. 

Ketua RW di lingkungan rumah Abdul Rahim, Mulyadi menyebut warganya itu
merupakan orang dengan gangguan jiwa(ODGJ). Kata Mulyadi, Abdul Rahim
merupakan pengangguran dan ditelantarkan oleh keluarganya.

Diperiksa Polisi

Selasa siang Abdul Rahim diperiksa penyidik Polres Pinrang. Saat ditemui ia mengaku
sudah divaksin covid-19 sebanyak 17 kali.

"Setelah saya ingat-ingat, saya sudah divaksin 17 kali. Yang kemarin itu (16 kali) salah,"kata Rahim sapaan akrabnya.

Rahim mengaku diupah ratusan ribu jika menggantikan seseorang untuk divaksin.

Siti Nadia Tarmizi
Siti Nadia Tarmizi (screenshot)

"Adapun upah yang saya terima sebanyak Rp 100 ribu sampai Rp 800 ribu," katanya.

Sebanyak 14 orang kata Rahim adalah kenalannya yang meminta tolong agar
dibuatkan kartu vaksin covid-10 dengan syarat terlebih dahulu harus disuntik.

Rekomendasi Untuk Anda

"Rata-rata orang dikenal dan dekat rumah," katanya.

Ia mengaku suntikan 17 kali itu ia dapat dalam kurun waktu tiga bulan. Dari informasi
yang dihimpun, ada lima titik lokasi vaksinasi yang diduga didatangi Abdul Rahim.

Yakni di RSUD Lasinrang Pinrang, Puskesmas Salo, Masjid Muhammadiyah, RS Khadijah
dan Masjid Nurul Amin.

Kasat Reskrim Polres Pinrang, AKP Deki Marizaldi mengatakan Abdul Rahim sudah
menjadi joki vaksin sejak tiga bulan lamanya.

"Dari hasil interogasi, dia mengaku menjadi joki vaksin sudah tiga bulan," kata Deki.

Alasannya, kata Deki, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

"Karena yang bersangkutan ini tidak punya kerja tetap dan hanya buruh bangunan, makanya dia lakukan itu," tuturnya.

Pihaknya pun masih melakukan pendalaman terkait lima titik lokasi yang ditempati Rahim mendapatkan vaksinasi.

Untuk sementara Rahim juga tidak ditahan dan hanya dimintai keterangan oleh
penyidik. "Sementara hanya dimintai keterangan dulu," kata Deki.(Tribun
Network/rin/nng/wly)

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas