Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
2 - 0
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Kronologi 2 Pria Diteriaki Maling hingga Dihajar Massa, Ternyata Hanya Niat Tanya Alamat

Kedua lelaki ini dikeroyok hingga babak belur hanya gara-gara menanyakan alamat ke seorang bocah yang baru pulang sekolah.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Siti Nurjannah Wulandari
zoom-in Kronologi 2 Pria Diteriaki Maling hingga Dihajar Massa, Ternyata Hanya Niat Tanya Alamat
Tribunnews
Ilustrasi dikeroyok - Kedua lelaki ini dikeroyok hingga babak belur hanya gara-gara menanyakan alamat ke seorang bocah yang baru pulang sekolah. 

TRIBUNNEWS.COM - Dua pria berinisial Y (30) dan S (35) alami nasib nahas.

Pria yang berprofesi sebagai tukang dekorasi pernikahan tersebut babak belur di Desa Klapanunggal, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Kedua laki-laki ini dikeroyok massa.

Bahkan mereka juga sempat diteriaki maling.

Kedua lelaki ini dikeroyok hingga babak belur hanya gara-gara menanyakan alamat ke seorang bocah yang baru pulang sekolah.

Baca juga: Kronologi Anggota Kowad TNI di Tenggarong Dirampok 2 Pemuda, Pelaku Paksa Korban Lepas Baju

Kanit Reskrim Polsek Klapanunggal Ipda Zalukhu mengatakan, bahwa peristiwa tersebut terjadi sekitar 13.00 WIB, Sabtu (5/3/2022).

Saat itu, korban diteriaki sebagai maling setelah menanyakan alamat dan keberadaan orangtua seorang bocah SMP.

Rekomendasi Untuk Anda

"Luka lebam, bekas dipukul, enggak ada lainnya," kata Zalukhu saat dimintai konfirmasi melalui telepon, Minggu (6/3/2022).

Zalukhu menjelaskan, kejadian berawal saat kedua korban melintas menggunakan sepeda motor di sekitar lokasi kejadian.

Baca juga: Viral di Media Sosial, Istri Sah Gerebek Suaminya dan Pelakor dalam Rumah Kontrakan di Labuanbatu

Tanpa disengaja, Y dan S bertemu atau berpapasan dengan bocah SMP tersebut.

Kemudian, mereka mengklakson karena merasa kenal dengan bocah tersebut.

Keduanya pun menghampiri dan turun dari motor bermaksud menanyakan alamat dan keberadaan orangtua bocah tersebut.

"Waktu melihat anak itu perasaan mereka (Y dan S) kenal sama ortunya anak ini, akhirnya dia tanyain," ujarnya.

Setelah beberapa saat, tukang dekorasi pernikahan itu meminta izin untuk menelepon ayah bocah tersebut. Namun, bocah tersebut menolak diduga karena takut.

Baca juga: Mantan Calon Kades di OKI Tewas Dikeroyok Usai Terlibat Keributan di Kafe

"Bapaknya mana? Dijawablah sama anak ini, lagi kerja. Oh, ya sudah, ditelepon ya. Kata anaknya enggak usah. Nah, mungkin si anak ini takut karena merasa enggak kenal," ucap Zalukhu.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas