Tribun

Di Masjid UGM, Anies Baswedan Ungkapkan Kebiasaan 'Ngetem' Angkot di Jakarta Telah Hilang

Capaian tersebut dia beberkan saat berceramah di Masjid Universitas Gadjah Mada (UGM)

Editor: Erik S
zoom-in Di Masjid UGM, Anies Baswedan Ungkapkan Kebiasaan 'Ngetem' Angkot di Jakarta Telah Hilang
Tangkap layar Instagram @aniesbaswedan
ilustrasi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menceritakan capaiannya dalam memperbaiki masalah transportasi umum saat berceramah di Masjid Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta. 

TRIBUNNEWS.COM, YOGYAKARTA- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengklaim sudah menghilangkan sopir angkot yang biasa 'ngetem' di Jakarta.

Capaian tersebut dia beberkan saat berceramah di Masjid Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta.

Kebiasan 'ngetem' dari angkutan umum di Jakarta itu disebutnya karena program Jak Lingko.

Dengan program itu, sopir angkutan umum tidak perlu menepi di pinggir jalan dalam waktu lama.

Baca juga: Disebut Punya Peluang Menang, Demokrat Ungkap Kendala Pasangankan Anies-AHY di Pilpres 2024

"Sekarang metromini dan lainnya enggak ada yang ngetem karena bayarnya pemerintah ke operator per kilometer. Warganya bayarnya per tiga jam Rp 5.000, silakan gonta-ganti tanpa tambahan," kata Anies di Masjid UGM, Yogyakarta, Kamis (7/4/2022).

Berubahnya kebiasaan sopir yang tidak lagi 'ngetem' diharapkan bakal membuat pengguna kendaraan pribadi beralih ke kendaraan umum.

Jika jumlah kendaraan pribadi di jalanan Jakarta berkurang, maka kemacetan juga makin berkurang.

Dalam ceramahnya, Anies juga menyatakan, kembali ke UGM seperti pulang ke rumah.

Baca juga: Survei SMRC: Tren Elektabilitas Ganjar dan Anies Cenderung Menguat, Prabowo Melemah

Selain merupakan alumnus kampus tersebut, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini juga menghabiskan masa kecilnya dekat dengan UGM.

"Saya tumbuh besar di UGM, rumah saya hanya 500 meter di utara Fakultas Kehutanan, utara Selokan Mataram. SD saya di Sekip, jadi pulang ke Kampus Gajah Mada pulang ke rumah sendiri," sebut Anies.

Anies juga bercerita, selama menjadi mahasiswa, kerap terlibat dalam penyelenggaraan beberapa acara.

Baca juga: M Taufik Bantah Dicopot Gerindra dari Kursi Pimpinan DPRD DKI Karena Dukung Anies jadi Presiden

Karenanya, saat mendapat undangan dari kampusnya, memori Anies kembali ke masa-masa harus mengundang orang untuk menjadi narasumber dalam acaranya.

"Saya bagian yang mengundang pembicara untuk datang, sekarang saya bagian diundang. Saya senang sekali Alhamdulillah bisa kembali ke kampus," kata dia.

Berita ini telah tayang di Kompas.com

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas