Tribun

Penanganan Covid

Genjot Vaksinasi Covid-19 di Babel, BIN Sasar Warga Setelah Selesai Tarawih

Badan Intelijen Negara Daerah Bangka Belitung (Binda Babel) menggencarkan pelaksanaan vaksinasi setelah salat tarawih di lingkungan masjid.

Penulis: Adi Suhendi
Editor: Theresia Felisiani
zoom-in Genjot Vaksinasi Covid-19 di Babel, BIN Sasar Warga Setelah Selesai Tarawih
Istimewa
Binda Babel menggencarkan pelaksanaan vaksinasi setelah salat Tarawih di lingkungan masjid. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Badan Intelijen Negara Daerah Bangka Belitung (Binda Babel) menggencarkan pelaksanaan vaksinasi setelah salat tarawih di lingkungan masjid.

Hal tersebut dilakukan sebagai upaya  memberi kemudahan bagi masyarakat untuk mendapatkan vaksinasi Covid-19. 

Dosis vaksin yang disediakan mulai dari dosis kesatu, kedua, hingga ketiga atau booster. 

Baca juga: Istri dan 2 Anaknya Tewas di Garut, Warga Soraki Suami Korban saat Digelandang Polisi 

Baca juga: Satu Keluarga Tewas di Garut: Ada Bekas Jeratan di Leher Sang Ibu, Mulut Anaknya Mengeluarkan Busa 

Kepala Binda (Kabinda) Babel, Imam Santoso mengatakan pelaksanaan vaksinasi sehabis Tarawih merupakan penyesuaian strategi vaksinasi jemput bola dengan pola kegiatan masyarakat selama bulan Puasa. 

Menurut Kabinda, sambutan warga sangat baik, mereka antusias mendatangi gerai-gerai vaksinasi yang digelar Binda Babel ini.

“Kami menggencarkan kegiatan vaksinasi Covid-19 usai salat Tarawih untuk mempermudah masyarakat mendapatkan dosis pertama, kedua dan lanjutan atau booster. Kegiatan ini akan kita gencarkan terus, memanfaatkan sisa waktu selama Ramadan ini,” kata Imam Santoso di Pangkalpinang, Sabtu (16/4/2022).

Baca juga: Panjang Akal, Penyelundupan Pil Koplo ke Lapas Semarang Dicampur Oseng Tempe, Sayur dan Sambal

Baca juga: Polri Akhirnya Terbitkan SP3 Kasus Korban Bunuh Pembegal di Lombok Tengah

Imam menyebut sebanyak 75.000 dosis vaksin Covid-19 ditargetkan Binda Babel untuk bisa disalurkan ke masyarakat guna mencapai target selama Ramadan. 

Selain kewajiban vaksin, masyarakat juga diminta untuk tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) guna menghindari lonjakan kasus Covid-19 pascalebaran.

“Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 setelah salat Tarawih merupakan salah satu terobosan untuk meningkatkan target capaian vaksin selama Ramadan. Ini juga kesempatan bagi kita untuk terus mengkampanyekan gaya hidup sehat, membiasakan prosedur kesehatan dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Baca juga: Jelang Libur Lebaran, Binda Kaltim Gencarkan Vaksinasi di Empat Wilayah

Baca juga: Genjot Vaksinasi Covid-19, Binda Yogyakarta Manfaatkan Momen Acara Keagamaan

Binda Babel memaksimalkan pelayanan pemberian vaksin Covid-19 bagi masyarakat selama Ramadan juga sebagai dukungan bagi masyarakat yang hendak melakukan perjalanan luar kota atau mudik saat libur Lebaran. 

Pemerintah mempersilahkan masyarakat untuk bepergian tapi dengan syarat harus sudah mendapatkan vaksinasi hingga dosis booster agar semua tetap aman, tidak disertai dengan lonjakan kasus positif Covid-19. 

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas