Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Setelah Habisi Nyawa Temannya, Pria Ini Kabur hingga Tidur di Kuburan dan Semak-semak

Seorang pria di Yogyakarta ditangkap karena membunuh temannya. Pembunuhan itu didasari sakit hati pelaku terhadap korban.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Setelah Habisi Nyawa Temannya, Pria Ini Kabur hingga Tidur di Kuburan dan Semak-semak
kantipurnetwork.com
Ilustrasi Pembunuhan. Seorang pria di Yogyakarta ditangkap karena membunuh temannya. Pembunuhan itu didasari sakit hati pelaku terhadap korban. 

TRIBUNNEWS.COM - Seorang pria di Yogyakarta ditangkap karena membunuh temannya.

Pembunuhan itu didasari sakit hati pelaku terhadap korban.

Pasalnya, korban kerap mengejek pelaku punya teman wanita.

Setelah membunuh, korban melarikan diri.

Untuk menghilangkan jejak, pelaku bahkan sempat tidyr di kuburan dan semak-semak.

Pelaku pembunuhan seorang pria di Kampung Kuncen, Wirobrajan , Kota Yogyakarta telah ditangkap pihak kepolisian.

Pelaku saat ini menjalani masa tahanan di Polresta Yogyakarta sembari mengikuti proses penyidikan.

Baca juga: Bukan Pembunuh Bayaran, Ini Pemicu 2 Oknum Polisi Mau Terlibat Pembunuhan Berencana di Makassar

Rekomendasi Untuk Anda

Diberitakan sebelumnya, pria ini sebelumnya telah melakukan penganiayaan dengan cara menusuk Budi Utomo (43) hingga tewas pada Rabu (13/4/2022).

Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta Kompol Andhyka Donny Hendrawan, mengatakan tersangka berinisial DNK alias Wawan (43) asal Soragan, Ngestiharjo, Kasihan, Kabupaten Bantul ditangkap pada 17 April lalu.

Satu peluru timah panas bersarang di kaki kanan tersangka karena ia sempat melawan saat ditangkap.

"Tim opsnal kami melakukan penyelidikan pada 17 April 2022 sekira 23.45 WIB tersangka diinformasikan berada di Kasihan, Bantul dan dilakukan penangkapan," kata Andhyka di Mapolresta Yogyakarta, Rabu (20/4/2022).

Andhyka menjelaskan pembunuhan ini telah direncanakan oleh Wawan.

Motif pembunuhan itu dipicu lantaran tersangka merasa sakit hati karena korban sering mengejek kisah asmaranya dengan seorang perempuan.

"Motifnya yaitu pelaku merasa sakit hati dan dendam terhadap korban karena sering diejek dan disinggung terkait hubungan dengan seseorang."

"Sering diejek kalau ada teman perempuan, sering diejek digodain gitu merasa nggak suka," katanya.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas