Tribun

Dijanjikan Uang Rp 10 Juta, Kurir Narkoba di Ogan Ilir Bawa Tawas dan Sabu untuk Kelabuhi Polisi

Saat diperiksa dengan melibatkan tim Laboratorium Forensik Polda Sumatera Selatan diketahui salah satu bungkusan kemasan adalah tawas

Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Dijanjikan Uang Rp 10 Juta, Kurir Narkoba di Ogan Ilir Bawa Tawas dan Sabu untuk Kelabuhi Polisi
TRIBUNSUMSEL.COM/AGUNG
Kapolres Ogan Ilir AKBP Yusantiyo Sandhy memimpin rilis ungkap kasus sabu seberat 1,1 kilogram, Selasa (31/5/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Sumsel  Agung Dwipayana

TRIBUNNEWS.COM, INDRALAYA - Kurir sabu asal Pemulutan, Ogan Ilir yang coba mengelabui polisi.

Namun upaya kurir sabu yang tersangka bernama Hun (52) tak berhasil.

Kapolres Ogan Ilir AKBP Yusantiyo Sandhy mengatakan, pelaku diamankan di Pemulutan saat akan mengirim sabu dari Palembang menuju Prabumulih.

"Tersangka diamankan di wilayah Pemulutan kemarin," kata Yusantiyo didampingi Kasat Narkoba AKP Mukhlis, Selasa (31/5/2022).

Polisi yang telah membuntuti tersangka, lalu mencegatnya saat mengendarai sepeda motor.

Saat menggeledah tersangka, polisi menemukan dua bungkusan kemasan yang awalnya dicurigai sabu.

Baca juga: Pengadilan Negeri Serang Gelar Tes Narkoba Buntut Penangkapan 2 Hakim

"Dua bungkusan itu seberat 2,5 kilogram," terang Yusantiyo.

Saat diperiksa dengan melibatkan tim Laboratorium Forensik Polda Sumatera Selatan diketahui salah satu bungkusan kemasan adalah tawas.

Tawas adalah bongkahan kristal yang terbuat dari garam mineral yang sekilas mirip kristal sabu.

Berdasarkan keterangan tersangka, tawas tersebut sengaja disertakan untuk mengelabui polisi.

"Jadi dia (tersangka) sudah siapkan segala kemungkinan.

Seandainya yang didapat petugas adalah tawas, bukan sabu, maka tersangka punya alibi untuk mengelak," terang Yusantiyo.

Dan tawas tersebut beratnya 1,4 kilogram, lebih berat daripada sabu yakni 1,1 kilogram.

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas