Tribun

Mahasiswa di Tapanuli Utara Jadi Korban Asusila Dosen, Awalnya Diajak Tidur Bareng

Korban selama ini indekos di rumah NTL dan saat kejadian, pelaku mengajak dirinya tidur bareng.

Editor: Dewi Agustina
zoom-in Mahasiswa di Tapanuli Utara Jadi Korban Asusila Dosen, Awalnya Diajak Tidur Bareng
Ist
ilustrasi: Seorang mahasiswa pria menjadi korban pencabulan yang dilakukan oleh oknum dosen di kampusnya. 

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Seorang mahasiswa pria menjadi korban pencabulan yang dilakukan oleh oknum dosen di kampusnya.

Adalah KS, mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Tapanuli Utara yang melaporkan dosennya berinisial NTL (33) ke Polres Tapanuli Utara lantaran telah diperlakukan tidak menyenangkan.

Saat dikonfirmasi, Kasi Humas Polres Taput Aiptu W Baringbing mengatakan pihaknya sudah menerima laporan mahasiswa tersebut sejak Rabu (25/5/2022) lalu.

KS menjelaskan peristiwa dugaan cabul terjadi Rabu 28 April 2022 lalu sekira pukul 22.00 WIB di rumah dosennya sendiri di Silangkitang, Kecamatan Sipoholon.

Korban menerangkan, selama ini dia indekos di rumah NTL karena dirinya warga luar daerah Tapanuli Utara (Taput).

Saat kejadian, pelaku mengajak dirinya tidur bareng.

Baca juga: Oknum Dosen di Medan Jadi Tersangka Kasus Pencabulan

Di situlah KS berbuat cabul lantaran malam itu disebut malam terakhir dosen tersebut tinggal di tempat itu dan akan berangkat ke Tebingtinggi.

"Malam ini kita tidur sama ya, karena aku satu minggu ini pulang ke Tebing. Hanya malam ini lah terakhir kita tidur sama," kata Kasi Humas Polres Taput Aiptu W Baringbing menirukan penjelasan korban, Selasa (31/5/2022).

Ajakan pelaku pun awalnya ditolak oleh korban, namun pelaku terus membujuk dan merayu.

Korban akhirnya termakan bujuk rayu karena merasa berutang budi kepada dosennya tersebut karena pelaku yang memperjuangkan korban di kampus supaya mendapat beasiswa KIP (Kartu Indonesia Pintar).

Pada malam itulah pelaku disebut memeluknya dan melakukan perbuatan asusila (sodomi).

Tak lama kemudian korban menceritakan hal tersebut kepada temannya hingga akhirnya korban melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Taput.

Polisi mengatakan sedang mendalami laporan korban. Polisi segera memeriksa saksi untuk dimintai keterangan.

"Kita sudah memeriksa korban saat membuat laporan, dan selanjutnya Jumat nanti, tiga orang lagi saksi akan kita periksa untuk memberikan keterangan sebagai langkah awal penyelidikan kita," kata Kasi Humas Polres Taput Aiptu W Baringbing. (cr25/tribun-medan.com)

Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul MAHASISWA Laporkan Dosennya ke Polres Tapanuli Utara atas Dugaan Pencabulan

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas