Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Menuju Kick-Off
00
Hari
00
Jam
00
Menit
00
Detik
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 16:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Mantan Kepala Sekolah Ungkap Sosok Bharada E Saat SMA: Ikut Lomba Teater dan Aktif Ekstrakurikuler

Kepala Sekolah SMA Negeri 10 Manado sangat terkejut mengetahui Bharada E menjadi tersangka pembunuhan Brigadir Yosua

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Erik S
zoom-in Mantan Kepala Sekolah Ungkap Sosok Bharada E Saat SMA: Ikut Lomba Teater dan Aktif Ekstrakurikuler
Kolase Tribun Manado/Ryo Noor/Istimewa
Jaquelien Dien, kepala SMA Negeri 10 Manado, Sulawesi Utara mengungkapkan pihaknya sangat terkejut mengetahui Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E menjadi tersangka pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir Yosua. 

"Jadi pamannya ini ingin Icad masuk TNI atau Polri," katanya.

Keinginan itu lun terwujud Icad berhasil menjadi Polisi berpangkat Bharada. (ryo)

Profil Bharada E

Bharada E alias Richard Eliezer jadi saksi kunci kasus dugaa pembunuhan Nofriansah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo, yang kala itu menjabat Kadiv Propam Polri.

Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menyambut baik kabar yang menyebut Bharada E akan mengajukan diri sebagai justice collaborator dalam kasus tersebut.

Baca juga: Kuasa Hukum Keluarga Brigadir Yosua Akan Kembali Bicara dengan Vera Simanjuntak, Ini Tujuannya

Bharada E sendiri sudah ditetapkan sebagai tersangka dugaan pembunuhan Brigadr J. Ia pun berada dalam tahanan.

Siapa Bharada E dan bagaimana kiprahnya di institusi kepolisian? Berikut ini profilnya seperti dirangkum Tribunnews.com.

Rekomendasi Untuk Anda

Bharada E memiliki nama lengkap Richard Eliezer Pudihang Lumiu. Usianya 24 tahun.

Ia berpangkat Bharada atau golongan Tamtama dalam kepangkatan Polri. Tamtama adalah pangkat paling rendah dalam kepolisian.

Berdasarkan penelusuran di akun IG @r.lumiu, Bharada E banyak mengunggah aktivitas wall climbing atau panjat tebing.

Ia juga tergabung dalam kelompok pencinta alam Rasamala yang berpusat di Manado.

Kemudian Bharada E menempuh pendidikan polisi di Pusat Pendidikan Brimob Wakutosek, Jawa Timur pada 2019.

Wakil Ketua LPSK, Edwin Partogi mengungkapkan Bharada E memiliki senjata api jenis Glock 17 belum terlalu lama dari Divisi Propam Polri. Tepatnya November 2021.

"Sejak November (2021), diperoleh dari Divisi Propam (Polri)," katanya ketika dihubungi Tribunnews, Kamis (4/8/2022).

Pernyataan itu sekaligus membantah keterangan pers yang disampaikan Kapolres Metro Jakarta Selatan nonaktif Kombes Pol Budhi Herdi Susianto, yang menyebut Bharada E adalah penembak kelas satu di Resimen Pelopor.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 2/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas