Tribun

Polisi Ungkap Pria yang Injak Bendera Merah Putih di Maluku, Ini Identitasnya

Pria yang diketahui bernama Ilham tersebut telah menyampaikan permohonan maaf melalui video

Editor: Erik S
zoom-in Polisi Ungkap Pria yang Injak Bendera Merah Putih di Maluku, Ini Identitasnya
Freepik
(Ilustrasi bendera Indonesia) Pria yang menginjak bendera merah putih di depan pintu masuk kantor Polsubsektor Watubela Kesui, Kabupaten Seram Bagian Timur, Maluku, adalah seorang petugas kebersihan. 

TRIBUNNEWS.COM, AMBON- Pria yang menginjak bendera Merah Putih di depan pintu masuk kantor Polsubsektor Watubela Kesui, Kabupaten Seram Bagian Timur, Maluku, adalah seorang petugas kebersihan.

Pria yang diketahui bernama Ilham tersebut telah menyampaikan permohonan maaf melalui video setelah aksinya itu viral di media sosial, Selasa (13/9/2022).

Baca juga: Siswi SD Jadi Korban Pencabulan di Ruang Kelas Saat Tak Ikut Upacara Bendera, Diwarnai Blokir Jalan

Dalam aksi tidak terpuji itu, Ilham mengenakan kaus bertulis 'polisi'.

Petugas kebersihan

Ilham menyampaikan permohonan maaf di depan kantor Polsubsektor Watubela Kesui sambil didampingi Kepala Dusun Dafa Timur Hasan Basri Rumaratu dan tokoh agama setempat Ali Frans Kastela.

Dalam video permintaan maaf itu, Ilham mengaku bahwa dirinya bukan seorang anggota polisi namun hanya masyarakat biasa yang bekerja sebagai cleaning service di kantor Polsubsektor Watubela Kesui.

“Nama saya Ilham Rering atau dipanggil Ambon. Saya bukan polisi saya masyarakat biasa saya bekerja di kantor Polsek Wakate sebagai cleaning service,” kata Ilham dalam video tersebut.

Baca juga: Makna Bendera Royal Standard of Scotland yang Membalut Peti Mati Ratu Elizabeth II

Ia pun menyampaikan apa yang dilakukannya itu tidak bermaksud untuk menghina lambang negara, meski begitu ia mengakui bahwa aksi tersebut telah membuat resah masyarakat.

“Saya minta maaf karena angkat bendera yang sudah lama tergantung di gudang untuk lap tangan dan saya tidak sengaja injak dan saya minta maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia sebesar-besarnya,” ungkapnya.

Penjelasan polisi

Kepala Sub Bagian Humas Polres Seram Bagian Timur, Bripka Swandi Sobo memastikan bahwa pria penginjak bendera Merah Putih di depan kantor Polsubsektor Watubela Kesui bukanlah anggota polisi melainkan masyarakat biasa.

“Dia bukan polisi tapi masyarakat biasa, kebetulan dia bekerja sebagai cleaning service di Polsubsektor,” kata Swandi kepada Kompas.com.

Setelah video aksi tersebut viral, Kapolda Maluku Irjen Pol Lotharia Latif langsung memerintahkan Kapolres Seram Bagian Timur untuk segera mengusut tuntas kasus tersebut dan mengungkap siapa pelaku dalam video tersebut.

“Saya sudah perintahkan Kapolres SBT untuk mengusutnya sampai tuntas. Jika terbukti benar, tentu akan diberikan sanksi tegas sesuai hukum yang berlaku," kata Kapolda, Selasa (13/9/2022).

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas