Tribun

Fakta-fakta Suami di Ketapang Bunuh Istri dan Anak Pakai Parang, Ada Masalah dengan Mertua

Berikut fakta-fakta suami bunuh istri dan anak di Ketapang dengan parang. Pelaku diketahui punya masalah dengan merua dan sering cekcok dengan istri.

Penulis: Endra Kurniawan
Editor: Sri Juliati
zoom-in Fakta-fakta Suami di Ketapang Bunuh Istri dan Anak Pakai Parang, Ada Masalah dengan Mertua
Tribunnews.com/net
Ilustrasi kasus suami bunuh istri dan anak di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. Pelaku diketahui punya masalah dengan mertuanya. 

Kasat Reskrim Polres Ketapang, AKP Muhammad Yasin membenarkan kejadian ini.

Ia mengatakan, kedua korban tewas dengan sejumlah luka terbuka di tubuhnya.

Luka-luka itu disebabkan ayunan parang dari pelaku Lustara.

"(Istri) terluka di bagian leher, tenggorokan, bahu dan punggung. Sedangkan (anaknya) meninggal dunia akibat luka terbuka di bagian belakang kepala, leher dan punggung korban," ungkap Yasin.

Yasin melanjutkan penjelasannya, sebuah parang berukuran panjang 47 cm turut diamankan bersama pelaku sebagai barang bukti.

Pelaku punya masalah

Lustara (38), pria asal Kecamatan Hulu Sungai, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat (Kalbar) ditangkap atas dugaan pembunuhan terhadap istri dan anaknya yang masih berusia 7 tahun. (dok Polres Ketapang)
Lustara (38), pria asal Kecamatan Hulu Sungai, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat (Kalbar) ditangkap atas dugaan pembunuhan terhadap istri dan anaknya yang masih berusia 7 tahun. (dok Polres Ketapang) (dok Polres Ketapang)

Baca juga: Kasus Istri Bunuh Suami di Sumut, Motif Ingin Menikah dengan Selingkuhan, Pelaku Sempat Bersandiwara

Yasin menyebut, pelaku memiliki masalah dengan keluarganya.

Termasuk dengan mertua dan istrinya yang sering terlibat cekcok.

Masalah ini yang membuat pelaku akhirnya beraksi nekat dengan membunuh istri dan anaknya.

"Pelaku diduga memiliki permasalahan keluarga dengan mertua, serta pelaku juga sering ribut dengan istrinya," tandas Yasin.

(Tribunnews.com/Endra Kurniawan)(TribunPontianak.co.id/Nur Imam Satria)((Kompas.com/Hendra Cipta)

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas