Tribun

Gempa Berpusat di Cianjur

Menko PMK: Bantuan Korban Gempa Cianjur sudah Menjangkau Korban yang Terisolasi

Berdasarkan data BNPB terakhir per 29 November, sebanyak 14.490 rumah yang terdata kerusakannya dan telah diverifikasi oleh pihak BNPB

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Menko PMK: Bantuan Korban Gempa Cianjur sudah Menjangkau Korban yang Terisolasi
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) didampingi Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy, Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, dan rombongan mengunjungi warga terdampak gempa bumi di Pos Layanan Psikososial, di halaman SDN 2 Sukamaju, Desa Gasol, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Kamis (24/11/2022). Seusai kunjungannya ke lokasi gempa, Presiden Jokowi menyatakan, pemerintah memastikan akan memberikan bantuan dana rehabilitasi untuk pembangunan dan perbaikan rumah warga yang terdampak gempa bumi Cianjur, yakni bantuan Rp 50 juta untuk rumah yang rusak berat, Rp 25 juta rusak sedang, dan Rp 10 rusak ringan. Bantuan dana rehabilitasi rumah akan diberikan setelah evakuasi selesai dan distribusi bantuan sudah bisa menjangkau ke semua lokasi. TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengatakan bantuan gempa Cianjur telah menjangkau wilayah yang terisolasi.

Dari segi bantuan tenda, sandang, pangan, dan logistik juga sudah dapat diberikan sampai ke tempat-tempat yang terisolasi.

"Kendala dan kekurangan pada hari awal gempa sudah bisa diatasi. Termasuk mereka yang tinggal di daerah terisolasi sudah bisa dijangkau sudah bisa mendapatkan bantuan dari posko pusat. Sekarang ini sudah berjalan dengan baik," ujar Muhadjir melalui keterangan tertulis, Kamis (1/12/2022).

Kemudian, setelah penanganan bencana telah berlangsung baik, Muhadjir juga mengarahkan agar penanganan bencana segera beralih ke tahap rehabilitasi dan rekonstruksi.

Hal itu katanya sesuai dengan arahan Presiden supaya bisa mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi.

Baca juga: Pengungsi Gempa Cianjur Jadi Pengemis di Jalanan, Kapolres akan Lakukan Penertiban

Berdasarkan data BNPB terakhir per 29 November, sebanyak 14.490 rumah yang terdata kerusakannya dan telah diverifikasi oleh pihak BNPB.

Sementara ini, kata Kepala BNPB data dikunci untuk gelombang pertama proses pembangunan hunian oleh BNPB, Pemda, dan Kementerian PUPR.

"Data dikunci sementara. Biar tidak tumpang tindih data akan difinalisasi jadi ini kita anggap sebagai batch 1. Sudah kita tutup nanti kemudian kita lanjutkan batch 2," ungkapnya.

Diketahui berdasarkan data BNPB per 29 November, jumlah korban meninggal dunia gempa bumi sebanyak 327 orang. Sementara itu, korban dari 5 orang bertambah menjadi 13 orang. Hal tersebut dikarenakan adanya laporan baru orang hilang dari kepala desa sebanyak 8 orang.
 

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas