Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Cerita di Balik Ayah Bunuh Anak di Gresik, Korban Tulis Pesan Perpisahan untuk Teman, Berikut Isinya

Kasus ayah bunuh anak di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, menyisakan cerita pilu di baliknya. Korban sempatmenulis surat perpisahan untuk ketiga temannya

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Cerita di Balik Ayah Bunuh Anak di Gresik, Korban Tulis Pesan Perpisahan untuk Teman, Berikut Isinya
Kolase Tribunnews.com: Istimewa/TribunJatim.com dan Tribun Jatim Network/Willy Abraham
(Kiri) Muhammad Qo'ad Afa'aul Kirom alias Afan tega menghabisi nyawa anaknya dan (Kanan) Surat yang ditulis korban beberapan jam sebelum dibunuh ayahnya. 

TRIBUNNEWS.COM - Kasus ayah bunuh anak di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, menyisakan cerita pilu di baliknya.

Korban AK alias Z yang berumur 9 tahun itu seakan merasa ajalnya sudah dekat.

Beberapa jam sebelum dibunuh ayahnya, Z diketahui sempat menulis pesan untuk temannya.

Pesan tersebut berupa gambar empat anak perempuan yang tidak lain adalah ketiga teman dan korban.

Dikutip dari foto yang diterima TribunJatim.com, selain gambar, pesan juga berisi kalimat bernada perpisahan:

Dari Zee untuk Airin.

Selamat tinggal Airin. Selamat kenal Zee dan Pelangi dan Alea

Baca juga: Populer Regional: Bisnis Solar Ilegal AKBP Achiruddin Hasibuan - Pria di Gresik Bunuh Anak Kandung

Rekomendasi Untuk Anda

Penjelasan polisi

Wakapolres Gresik, Kompol Erika Purwana Putra menjelaskan, pihaknya menemukan surat korban saat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Lokasinya berada dalam rumah pelaku dan korban di Kecamatan Menganti, Gresik, Jawa Timur.

Erika menyebut, pesan itu ditulis Z saat bersama teman-temannya.

"Korban malamnya sebelum tidur sempat menggambar cerita dengan teman-temannya. 'Selamat tinggal Airin, Zee," ujarnya, dikutip dari TribunJatim.com, Senin (1/5/2023).

Surat yang ditulis korban lalu diperlihatkan ke pelaku sekaligus ayah Z, Muhammad Qo'dad Af'alul Kirom alias Afan (29).

Seketika Afan meneteskan air mata di hadapan petugas.

Korban derita 24 luka tusuk

Kolase surat yang ditulis Z, sebelum dibunuh ayahnya sendiri dan petugas saat mendatangi lokasi pembunuhan di Kecamatan Menganti, Gresik, Jawa Timur.
Kolase surat yang ditulis Z, sebelum dibunuh ayahnya sendiri dan petugas saat mendatangi lokasi pembunuhan di Kecamatan Menganti, Gresik, Jawa Timur. (Istimewa/TribunJatim.com)
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas