Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Akhir Perseteruan Warga dengan Oknum TNI di Palembang, Sempat Berselisih Masalah Speaker

Dandim 04/18 Palembang turut memediasi dua oknum TNI dengan warga yang sempat berselisih. Oknum TNI sempat mengamuk ke warga dengan membawa parang.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Abdul Muhaimin
zoom-in Akhir Perseteruan Warga dengan Oknum TNI di Palembang, Sempat Berselisih Masalah Speaker
Dok Warga
Kapendam II Sriwijaya angkat bicara soal 2 oknum TNI ngamuk saat lomba 17 Agustus di 35 Ilir Palembang 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Rachmad Kurniawan

TRIBUNNEWS.COM - Keributan antara warga Tangga Buntung, Palembang, Sumatera Selatan dengan dua oknum TNI diselesaikan secara damai.

Dandim 04/18 Palembang, Letkol Arief Hidayat turun langsung memediasi kedua pihak.

Oknum TNI yang sempat mengamuk ke warga berinisial Pratu Y dan Serda RP.

Menurut Letkol Arief Hidayat keluarga Serda RP sudah memiliki masalah pribadi dengan keluarga yang menyetel musik melalui speaker.

"Kami menyayangkan adanya permasalahan ini, kebetulan Serda Rustam itu adalah anggota di Kodim. Sebetulnya ini konflik lama antara warga dengan keluarga pak Indra, " kata Arief, Jumat (18/8/2023).

Baca juga: Kronologi 2 TNI Ngamuk Bawa Parang saat Warga Lomba 17-an, Dandim: Dua Belah Pihak Merasa Benar

Ia menyebut jika kedua belah pihak merasa benar, dimana ketika keributan tersebut pihak keluarga pak Indra merasa terganggu sementara warga merasa karena saat itu sedang suasana Kemerdekaan 17 Agustus.

Rekomendasi Untuk Anda

Sehingga menurutnya tidak ada yang salah sama sekali.

"Dua belah pihak ini merasa benar, pak Indra merasa terganggu dan dari warga merasa ini lagi suasana 17 Agustus jadi tidak ada yang salah dari kedua sisi ini, " ujarnya.

Arief menambahkan kini kedua belah pihak sepakat berdamai, dan sudah melakukan mediasi.

"Awalnya memang saling melaporkan tapi sekarang sudah saling menyadari dan saling menghormati. Setelah ditinjau permasalahannya akhirnya sepakat berdamai, " katanya.

Adapun Kasus bermula dari viralnya unggahan dari akun Facebook Mar Diah, pada Kamis (17/8/2023).

Dengan narasi tentara ngamuk karena dak mau ada keramaian di hari Kemerdekaan

Berdasarkan informasi kejadian tersebut terjadi di depan lorong Khotib, 35 Ilir, Tangga Buntung, Palembang, Sumatera Selatan.

Baca juga: Ini Sosok Anggota TNI yang Usir ASN yang Enggan Ikut Upacara HUT Kemerdekaan karena Lapangan Becek

Disampaikan Ketua RT 22 Bety (48) mengatakan, Kronologi berawal ketika suara gaduh terdengar saat ia sedang berada di dalam rumah.

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas