Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun

Pemkot Pangkalpinang Gandeng Kemenparekraf RI Gelar Festival Serumpun Pangkalpinang 2023

Pj Wali Kota Pangkalpinang Lusje Anneke Tabalujan menyebut bahwa festival ini merupakan upaya untuk memperkenalkan Pangkalpinang dari berbagai sudut.

Editor: Content Writer
zoom-in Pemkot Pangkalpinang Gandeng Kemenparekraf RI Gelar Festival Serumpun Pangkalpinang 2023
Istimewa
Festival Serumpun Pangkalpinang. 

TRIBUNNEWS.COM, PANGKALPINANG - Pemerintah Kota Pangkalpinang bersama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia menggelar Festival Serumpun Pangkalpinang dalam rangka Kurasi Karisma Event Nusantara (KEN). Gelaran ini juga menjadi komitmen pembentukan kabupaten dan kota kreatif Indonesia di Taman Dealova Kota Pangkalpinang, Kamis (23/11/2023).

"Kami memberi apresiasi kepada Pemerintah Kota Pangkalpinang, selain memiliki keindahan bahari, Kota Pangkalpinang merupakan rumah bagi etnis rumpun melayu tionghoa. Selamat dan sukses, mari majukan pariwisata dan ekonomi kreatif kita majukan Indonesia", ujar Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Sandiaga Salahudin Uno melalui tayangan video.

Pj Wali Kota Pangkalpinang Lusje Anneke Tabalujan menyebut bahwa festival ini merupakan upaya untuk memperkenalkan Pangkalpinang dari berbagai sudut, baik inovasi-inovasi dan kegiatannya. Ia sangat mengapresiasi Festival Serumpun Pangkalpinang 2023 ini.

Baca juga: Wali Kota Pangkalpinang Apresiasi Langkah Telkom Dukung Pengembangan UMKM

"Kota kreatif adalah stategi baru untuk perencanaan Kota, tentu dilatarbelakangi dengan era globalisasi ekonomi. Kota harus mampu menghasilkan pendapatan sendiri dengan kegiatan kreatif, sehingga membuat kota untuk lebih kreatif," ugkap Lusje dalam sambutannya.

Lusje menambahkan, kegiatan seperti ini diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi, menciptakan iklim bisnis yang positif, mengembangkan ekonomi berbasis sumber daya terbarukan, membangun citra dan identitas bangsa.

"Misalnya batik, kita bisa kolaborasi dengan daerah lain, kita menyentuhnya dengan khas Kota Pangkalpinang seperti saya lihat ada batik Nol Kilometer. Produsen negara adidaya sudah tidak mau lagi membuat hal-hal kecil, mari kita produksi misalnya wadah tisu kita beri sedikit timah agar ada khasnya kita", kata Lusje.

Terkait dengan kolaborasi kerajinan tersebut, Lusje berharap akan ada modifikasi dan penambahan nilai agar terlihat lebih menarik.

BERITA TERKAIT

Tak ketinggalan, Lusje menilai Kota Pangkalpinang juga sangat luar biasa dalam bidang kuliner, sebut saja makanan otak-otak, yang paling enak menurutnya ada di Kota Pangkalpinang. (*)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
© 2024 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas