Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun

Detik-detik AVI Bunuh Bayinya & Simpan Jasad di Termos Nasi, Sempat Diminta Pacar Gugurkan Kandungan

Setelah sang bayi tak bernapas, AVI malah menyimpannya di dalam termos nasi berkapasitas 12 liter.

Penulis: Dewi Agustina
zoom-in Detik-detik AVI Bunuh Bayinya & Simpan Jasad di Termos Nasi, Sempat Diminta Pacar Gugurkan Kandungan
Kolase Tribunnews.com
Ibu muda (kiri) di Samarinda bunuh dan simpan jasad bayi yang baru dilahirkannya di termos nasi (kanan). AVI mengaku sang pacar sempat memintanya untuk menggugurkan kandungan sebelum mereka kehilangan kontak. 

Pihak dokter yang memeriksa mendapatkan kejanggalan sebab terdapat luka robekan pada area sensitif AVI.

"Setelah diperiksa lebih detail, ditemukan ari-ari bayi yang belum keluar dari kandungan pelaku (AVI)," ungkap Kapolresta.

Setelah dilakukan pendekatan, akhirnya AVI mengaku baru saja melahirkan bayi laki-laki secara normal.

Mendengar itu pihak keluarga pun geram.

AVI, ibu muda di Samarinda yang tega membunuh bayi yang baru dilahirkannya. Terkuak alasannya tega membunuh anaknya, kini terancam hukuman 15 tahun penjara.
AVI, ibu muda di Samarinda yang tega membunuh bayi yang baru dilahirkannya. Terkuak alasannya tega membunuh anaknya, kini terancam hukuman 15 tahun penjara. (TribunKaltim.co/Rita Lavenia)

Melalui sekuriti rumah sakit, mereka menghubungi Bhabinkamtibmas Kelurahan Jawa beserta Polsek Samarinda Seberang.

Bersama pihak kepolisian, pihak keluarga mencari keberadaan bayi tersebut.

Setelah dilakukan pencarian, bayi malang yang sudah tidak bernyawa itu ditemukan di dalam termos nasi biru berukuran 38 atau kapasitas 30 liter air dan 12 liter nasi.

Berita Rekomendasi

"Bayinya laki-laki. Saat ditemukan di dalam termos tubuhnya terbungkus plastik hitam," ungkap Kombes Pol Ary Fadli.

AVI ditangkap polisi, Kamis (14/12/2023) siang atau sehari setelah menjalani perawatan di RS Dirgahayu.

Baca juga: Polisi Kantongi Identitas Pelaku Pembuangan Bayi di Gunungpati Semarang Usai Temukan Sebuah Sandal

Atas perbuatannya AVI dijerat Pasal 76 Huruf C Juncto Pasal 80 Ayat 3 dan 4 Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2014 perubahan atas Undang-Undang RI Nomor 23 Tahun 2002 tengang Perlindungan Anak.

"Ancaman 15 tahun penjara," tegasnya.

Kronologis Pembunuhan Bayi

Kasus pembunuhan itu terjadi saat AVI merasakan mules pada Rabu (13/12/2023) sekitar pukul 22.30 Wita.

Ketika itu dia tengah membaca artikel melalui ponselnya.

Karena rasa mules yang tak tertahankan, AVI langsung menuju kamar mandi dengan perlahan agar seisi rumahnya tak terbangun.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltim
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
×

Ads you may like.

© 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas