Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Mahasiswi di Makassar Ajak Pacar Rampok dan Bunuh Nenek, Cari Info Cara Membunuh di Internet

Berdasarkan hasil pengecekan handphone pelaku juga searching di internet cara manusia bertahan hidup jika ditutup dengan bantal

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Mahasiswi di Makassar Ajak Pacar Rampok dan Bunuh Nenek, Cari Info Cara Membunuh di Internet
TRIBUN-TIMUR.COM
Vivi (19) dan kekasihnya Asrul (19) lelaku pembunuhan Lansia di kecamatan Manggala Makassar, dihadirkan di Mapolrestabes Makassar, Kamis (6/6/2024) sore. 

"Awalnya dia (Vivi) sampaikan ke pacarnya untuk membantunya menagih utang ke korban.

Ini cuma iming-iming (Vivi) agar pacarnya mau ikut melakukan pembunuhan," kata Kasat Reskrim Polrestabes Makassar Kompol Devi Sujana saat ekspose, Kamis (6/6/2024). 

Vivi pun mengajak kekasihnya Asrul untuk melakukan pembunuhan pada Selasa (4/6/2024) pukul 01.00 Wita hingga pukul 03.00 Wita. 

Sebelum itu, sekitar pukul 23.00 Wita pada Senin (3/6/2024), Vivi dan Asrul bertemu di sebuah warung kopi.

Di situ Vivi meminta Asrul untuk diantar ke rumah TA. 

"Jadi (Asrul) ini mengantar (Vivi) ke rumah korban, namun (Asrul) disuruh pergi dulu, (Vivi) nanti menyuruh kembali ketika korban sudah tertidur," ujar dia.

Sesampainya di rumah korban, Vivi pun nampak seperti biasa.

Rekomendasi Untuk Anda

Mengetuk pintu lalu korban membukanya tanpa rasa curiga karena memang pelaku kerap datang ke rumah tersebut. 

"Sekitar pukul 02.00 Wita, (Vivi) memanggil (Asrul) untuk kembali datang karena korban sudah tidur.

Baca juga: Polisi Gelar 34 Adegan Prarekonstruksi Kasus Mayat Bocah dalam Karung, Ada Praktik Perdukunan?

Ketika korban tidur (Vivi) masuk ke dalam kamar, di situ (Vivi) membekap wajah korban dengan bantal sementara (Asrul) memegang tangan korban," ungkap Devi. 

"Selesai itu, (Vivi) mengambil remote AC dan dipukul secara berkali-kali ke arah kepala korban.

Beberapa saat kemudian dipastikan meninggal, kemudian (Vivi) ini membuka lemari dan mengambil barang berharga," sambung dia.

Devi bilang, Vivi dan Asrul menggasak uang tunai senilai Rp 20 juta serta beberapa emas milik korban dan hasilnya pun digunakan untuk berfoya-foya. 

"Hasil pencurian dibelikan sepatu oleh (Vivi) lalu diberikan ke (Asrul) sebagai hadiah.

Ada juga uang. Emas belum dicek berapa beratnya. Disimpan di rumah kerabat pelaku," ujar dia.

Motif Pembunuhan

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas