Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Mahasiswi di Makassar Ajak Pacar Rampok dan Bunuh Nenek, Cari Info Cara Membunuh di Internet

Berdasarkan hasil pengecekan handphone pelaku juga searching di internet cara manusia bertahan hidup jika ditutup dengan bantal

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Mahasiswi di Makassar Ajak Pacar Rampok dan Bunuh Nenek, Cari Info Cara Membunuh di Internet
TRIBUN-TIMUR.COM
Vivi (19) dan kekasihnya Asrul (19) lelaku pembunuhan Lansia di kecamatan Manggala Makassar, dihadirkan di Mapolrestabes Makassar, Kamis (6/6/2024) sore. 

Hasil penyelidikan polisi, motif pembunuhan di latar belakangi ingin menguasai harta korban.

"Pelaku masih berhubungan keluarga. Motif untuk menguasai harta, korban juga sering ke rumah pelaku," ungkapnya.

Awal mulanya niat Vivi muncul ketika dirinya sudah bosan ditagih utang senilai Rp 7 juta oleh korban.

Hasil pendalaman polisi, utang Rp 7 juta tersebut digunakan Vivi untuk kebutuhan hidup dan membayar tagihan biaya kuliah.

"Motif pelaku ini adalah untuk menguasai harta, dimana pelaku awalnya ini mempunyai utang ke korban, selain karena jengkel sering ditagih, pelaku juga ingin mendapatkan uang," jelas Devi.

Vivi juga sempat berupaya mengelabui petugas saat penyelidikan dengan membuat skenario bahwa TA tewas bukan karena dibunuh. "

Pelaku juga tidak mengambil semua barang berharga yang masih melekat pada tubuh korban untuk mengelabui atau mengecoh polisi bahwa motifnya bukan menguasai harta.

Rekomendasi Untuk Anda

Pelaku juga sengaja mengunci pintu dari dalam, membuat seolah-olah tidak terjadi pembunuhan," ungkapnya.

Atas perbuatannya dua mahasiswa Fakultas Hukum (FH) di salah satu perguruan tinggi swasta ini dikenakan pasal berlapis, pasal 340 KUHP dan pasal 365 ayat 4 KUHP.

"Dengan ancaman maksimal hukuman mati," tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, wanita lanjut usia (Lansia) berinisial TA (66) ditemukan tak bernyawa dalam rumahnya di Jalan Toddopuli 18, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Selasa (4/6/2024).

Bermula saat tetangga korban menaruh curiga lantaran korban tak kunjung keluar rumah di siang bolong sementara lampunya di dalam rumahnya masih menyala.

Padahal, Senin malam, kata Kapolsek Manggala Kompol Syamsuardi, Hj Tarimah masih didapati beraktivitas oleh tetangganya.

"Menurut keterangan, terakhir ketemu dengan (tetangga) sekitar pukul 21.00 Wita," kata Kompol Syamsuardi.

Tetangga Tarimah pun berteriak dari depan rumah almarhum namun teriakan itu tak ada respon oleh Tarimah yang tinggal seorang diri dalam rumahnya.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 3/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas