Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Mahasiswi di Makassar Ajak Pacar Rampok dan Bunuh Nenek, Cari Info Cara Membunuh di Internet

Berdasarkan hasil pengecekan handphone pelaku juga searching di internet cara manusia bertahan hidup jika ditutup dengan bantal

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Mahasiswi di Makassar Ajak Pacar Rampok dan Bunuh Nenek, Cari Info Cara Membunuh di Internet
TRIBUN-TIMUR.COM
Vivi (19) dan kekasihnya Asrul (19) lelaku pembunuhan Lansia di kecamatan Manggala Makassar, dihadirkan di Mapolrestabes Makassar, Kamis (6/6/2024) sore. 

Laporan Wartawan Tribun Timur Muslimin Emba

TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR - Pembunuhan wanita lanjut usia berinisial Tarimah (66) di Makassar akhirnya terungkap.

Ternyata, wanita berinisial TA (66) tewas di tangan perempuan yang telah dianggap seperti cucunnya sendiri.

Pelaku yang berstatus mahasiswi Fakultas Hukum kampus swasta ini tidak beraksi sendiri tetapi juga mengajak kekasihnya.

Kini  wanita berinisial FR alias Vivi (19) dan kekasihnya berinisial MAS alias Asrul (19)  dibekuk oleh polisi tidak jauh dari rumah korban di Jalan Toddopuli 18, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Sulsel, pada Rabu (5/6/2024).

"Pelaku berjumlah dua orang laki-laki dan perempuan, merupakan mahasiswa," kata Kasat Reskrim Polrestabes Makassar Kompol Devi Sujana saat ekspose di Mapolrestabes Makassar, Kamis (6/6/2024).

Dalam pengungkapan itu, polisi juga menyita barang bukti motor yang digunakan pelaku.

Baca juga: Saksi Kunci Kasus Pembunuhan Vina Cirebon Muncul, Pengacara: Akan Buka Skenario

Rekomendasi Untuk Anda

Selain itu polisi menyita barang bukti emas dan juga uang tunai yang dibawa kabur pelaku.

Devi mengungkap rencana pembunuhan telah dipersiapkan oleh FR sejak dua pekan lalu.

FR sempat mencari cara di internet terkait cara membunuh.

"Sudah berniat membunuh dua minggu sebelum kejadian," katanya.

Berdasarkan hasil pengecekan handphone pelaku juga searching di internet cara manusia bertahan hidup jika ditutup dengan bantal," ungkap Devi.

Pelaku  menghabisi nyawa korban dengan cara dibekap oleh bantal hingga dipukul berkali-kali menggunakan remote pendingin ruangan di bagian kepala.

Asrul membantu Vivi memegang tangan korban saat dibekap dengan bantal.

Diketahui 2 minggu sebelum kejadian, Vivi mengajak Asrul untuk membantunya menagih utang terhadap korban. 

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas