Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pengakuan IS Pembunuh Gadis Penjual Gorengan di Padang Pariaman

Pelaku pembunuhan dan pemerkosaan gadis penjual gorengan di Padang Pariaman kepada polisi usai ditangkap di loteng di sebuah rumah kosong

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Pengakuan IS Pembunuh Gadis Penjual Gorengan di Padang Pariaman
Kolase Tribunnews.com
(Kiri) IS, tersangka kasus tewasnya gadis penjual gorengan dan (Kanan) Nia Kurnia Sari (18) yang sebelumnya ditemukan tewas terkubur tanpa busana di Padang Pariaman, Sumatra Barat. 

TRIBUNNEWS.COM - IS (28), pelaku pembunuhan dan pemerkosaan gadis penjual gorengan di Padang Pariaman, mengakui perbuatannya.

Kepada polisi, ia mengaku telah membunuh serta memperkosa gadis berinisial NKS (18).

"Pengakuan sementara benar, tersangka melakukan pembunuhan dan pemerkosaan," ujar Kapolres Padang Pariaman AKBP Ahmad Faisol Amir pada Kamis (19/9/2024) dikutip dari Tribun-Padang.com.

Hanya saja, pihak kepolisian belum bisa memastikan apa motif dan bagaimana kronologis dari kejadian tersebut.

Pasalnya, keterangan pelaku masih berubah-ubah.

"Apakah pemerkosaannya setelah atau sebelum pembunuhan, kami masih dalami, karena pengakuan tersangka masih berubah-ubah," ujar Ahmad Faisol.

Diketahui, polisi berhasil menangkap tersangka pembunuhan gadis penjual gorengan di Padang Pariaman sebuah rumah kosong.

Rekomendasi Untuk Anda

Rumah kosong itu adalah rumah milik salah seorang warga yang tidak ditempati.

Awalnya, warga mengaku ada yang janggal di rumah kosong itu.

Rumah tersebut biasanya tidak dihuni karena pemilik rumah sering menghuni rumahnya yang lain.

Saat mengunjungi rumahnya yang kosong tersebut, warga curiga karena rumah terkunci dari bagian dalam.

Baca juga: IS Akui Bunuh dan Rudapaksa Nia Gadis Penjual Gorengan, Sebut Sudah 3 Kali Lakukan Percobaan

Melihat situasi itu, warga langsung melapor ke pihak kepolisian.

Polisi itu lantas menuju rumah tersebut dan melakukan pembukaan paksa pintu utama rumah itu.

Setelah masuk ke dalam pihak kepolisian menemukan sejumlah tanda mencurigakan hingga pada akhirnya polisi melakukan penggeledahan.

IS pun diringkus setelah bersembunyi di atas loteng, di Padang Kabau, Nagari Kayu Tanam, 2×11 Kayu Tanam, Padang Pariaman, Sumatera Barat, Kamis.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas