Joli Jolan: Menjalin Solidaritas Sesama Lewat Pakaian, Buku hingga Barang Rumah Tangga
Mengenal komunitas Joli Ijolan, yang ada di Surakarta, Jawa Tengah. Menjadi ruang berbagi dan menjalin komunitas.
Penulis:
timtribunsolo
Editor:
Garudea Prabawati
“Kita tetap bilang kepada orang yang ingin mendonasikan, apabila ingin mendonasikan barang, barangnya itu bersih. Kita selalu bilang, sekarang kita coba balikin ke kamu, kalau kamu terima barang, kotor, kancingnya tinggal satu, apa mau menerima,” tegas Cut Atika
Setiap hari Sabtu selalu ada cerita yang menggetarkan di Joli Jolan.
Mulai dari membantu keluarga yang bayinya akan menjalani operasi jantung di Jakarta dengan menyediakan stroller dan perlengkapan bayi, hingga menolong seorang pengemudi ojek online yang istrinya akan melahirkan.
"Selama barangnya ada, ayo," kata Cut Atika, menegaskan komitmen mereka untuk membantu selagi mampu.
Kisah-kisah inilah yang menjadi bahan bakar semangat para relawan dan mengubah persepsi masyarakat.
Joli Jolan membuka pintu bagi siapa saja yang ingin berkontribusi dan berpartisipasi melalui berbagai cara, diantaranya yaitu donasi barang dengan ketentuan barang-barang layak pakai seperti pakaian, buku, mainan anak, hingga peralatan rumah tangga.
Selain itu, Joli Jolan juga menerima donasi berupa uang yang akan dikelola secara transparan untuk kegiatan operasional dan sosial.
Joli Jolan adalah cerminan kekuatan komunitas.
Sebuah bukti bahwa dari hal-hal kecil seperti sepotong baju, solidaritas dapat dirajut, dan harapan dapat terus dihidupkan bagi banyak orang.
(mg/Nur Hidayah/peserta magang dari Universitas Sebelas Maret (UNS)