Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Motif Pembakaran Warung Makan hingga Tewaskan Nenek-Paman, Pelaku Sakit Hati Sering Diomeli

Remaja 16 tahun bakar warung keluarga di Bogor usai pukul korban. Motif: sakit hati. Pelaku ditangkap di kontrakan Citeureup.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Glery Lazuardi
zoom-in Motif Pembakaran Warung Makan hingga Tewaskan Nenek-Paman, Pelaku Sakit Hati Sering Diomeli
ISTIMEWA
KEBAKARAN PECEL LELE - Proses pemadaman kios pecel lele di Kampung Pabuaran Tengah, Desa Ciangsana, Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor yang menewaskan dua orang. 

TRIBUNNEWS.COM - Seorang anak di bawah umur berusia 16 tahun membakar warung makan di Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat

Motif pelaku melakukan hal tersebut lantaran merasa sakit hati terhadap korban karena sering dimarahi.

Pelaku menganiayaan korban menggunakan benda tumpul hingga tak sadarkan diri kemudian melakukan pembakaran menggunakan bensin.

Setelah melakukan aksi nekatnya, pelaku pergi begitu saja meninggalkan lokasi kejadian menggunakan sepeda motornya.

Beberapa hari kemudian, pelaku berhasil diamankan di wilayah Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor.

Kapolsek Gunungputri, Kompol Aulia Robby Kartika Putra mengatakan, lokasi tersebut merupakan tempat persembunyian pelaku.

"Dia udah sewa kontrakan. Udah ngontrak di situ dia," ujarnya saat dikonfirmasi TribunnewsBogor.com, Kamis (11/9/2025).

Rekomendasi Untuk Anda

Sementara itu, saat ini pelaku telah diamankan di Mapolsek Cileungsi untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

"Statusnya ABH, anak berkonflik dengan hukum," terangnya.

Pelaku Anak di Bawah Umur

 Kompol Aulia Robby setelah melakukan pemeriksaan terhadap laki-laki berusia 16 tahun tersebut.

Ia mengatakan, hubungan pelaku dengan korban S merupakan sebagai cucu, sedangkan dengan korban R adalah sebagai paman.

"Jadi (kedua) korban itu dipukul menggunakan benda tumpul, jadi pas dibakar itu dalam keadaan sudah tidak sadar," ujarnya saat dikonfirmasi TribunnewsBogor.com, Kamis (11/9/2025).

Ia mengungkapkan, motif di balik pembakaran tersebut lantaran pelaku mengaku sakit hati terhadap korban.

Pelaku yang sudah dikuasai oleh rasa emosi pun gelap mata membakar kios yang juga menjadi tempatnya bekerja.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas