Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kurang dari 24 Jam, Polisi Ringkus Risman Pelaku Pembunuhan Sadis Karyawati Koperasi di Sulbar

Usai melakukan pembunuhan, Risman menyembunyikan sepeda motor korban sekitar 100 meter dari lokasi kejadian.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Kurang dari 24 Jam, Polisi Ringkus Risman Pelaku Pembunuhan Sadis Karyawati Koperasi di Sulbar
NST
ILUSTRASI MAYAT - Kasus pembunuhan sadis yang menimpa Hijrah (19), karyawan koperasi PNM Mekar, mengejutkan warga Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat. Pelaku yang diketahui bernama Risman (33), seorang petani asal Dusun Urubanua, Desa Sarjo, ditangkap kurang dari 24 jam setelah jasad korban ditemukan. 

TRIBUNNEWS.COM, SULBAR – Kasus pembunuhan sadis yang menimpa Hijrah (19), karyawan koperasi PNM Mekar, mengejutkan warga Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat.

Pelaku yang diketahui bernama Risman (33), seorang petani asal Dusun Urubanua, Desa Sarjo, ditangkap kurang dari 24 jam setelah jasad korban ditemukan.

Peristiwa bermula pada Kamis (18/9/2025) siang, ketika Hijrah mendatangi rumah nasabah koperasi bernama Nurlina di Dusun Urubanua untuk menagih angsuran. 

Di rumah itu, Hijrah bertemu dengan suami Nurlina, Risman, yang mengaku belum memiliki uang untuk membayar cicilan.

Pada malam harinya sekitar pukul 21.00 WITA, Hijrah kembali mendatangi rumah Risman untuk menagih pembayaran.

Baca juga: 5 Pemuda di Sulbar Tewas usai Minum Alkohol Bekas BPOM Dicampur Minuman Energi

Risman sempat mengajak Hijrah mencari pinjaman ke tetangga, tetapi usaha itu gagal.

Dalam perjalanan pulang, keduanya terlibat adu mulut.

Rekomendasi Untuk Anda

Menurut keterangan polisi, korban sempat mengucapkan kalimat yang menyinggung pelaku, “Kalau tidak bisa bayar hutang, jangan berhutang!”

Ucapan itu memicu emosi Risman hingga kalap.

Di sebuah kebun kelapa, Risman menendang Hijrah hingga terjatuh, membenturkan kepalanya ke tanah, lalu mencekik lehernya menggunakan tangan.

Tidak berhenti di situ, pelaku juga menjerat leher korban dengan jilbab hingga meninggal dunia.

Setelah memastikan korban tak bernyawa, Risman melakukan tindakan keji lain dengan melepas celana korban untuk mempermalukan jasadnya.

Usai melakukan pembunuhan, Risman menyembunyikan sepeda motor korban sekitar 100 meter dari lokasi kejadian.

Ia kemudian pulang berjalan kaki seolah-olah tidak terjadi apa-apa.

Keluarga korban yang kehilangan kontak sejak Kamis malam melapor ke pihak berwajib pada Jumat (19/9/2025).

Sumber: Tribun sulbar
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas