Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Modus SIM Palsu Terungkap: Cukup Kirim Foto dan KTP, Barang Dikirim COD via Ekspedisi

Satreskrim Yogyakarta bongkar sindikat SIM palsu bermodal foto KTP, dikirim COD lewat medsos. 8 pelaku ditangkap.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Glery Lazuardi
zoom-in Modus SIM Palsu Terungkap: Cukup Kirim Foto dan KTP, Barang Dikirim COD via Ekspedisi
Gridoto.com
ILUSTRASI SIM - Delapan pelaku komplotan SIM palsu ditangkap. Modus lewat medsos, cetak sendiri, kirim COD ke pemesan. 

Pasalnya, praktik layanan pemalsu SIM beredar di media sosial.

Terbaru, Polresta Yogyakarta meringkus delapan pelaku komplotan pemalsuan SIM.

Mereka mempromosikan jasa pembuatan SIM itu melalui media sosial dengan biaya mulai dari Rp650 sampai Rp1,5 juta tergantung jenis SIM yang dipesan.

Komplotan itu hanya meminta calon korbannya untuk mengirimkan foto setengah badan, foto KTP, dan mengisi formulir.

Selanjutnya SIM palsu akan diproses lalu bisa dikirim secara COD dengan para korban.

"Kami memgimbau jika masyarakat menerima tawaran pembuatan SIM melalui jarak jauh (medsos) kami pastikan kemungkinan tidak beres (palsu)," kata AKP Alvian Hidayat, Senin (22/9/2025).

Menurut Alvian, dalam pembuatan SIM pihak kepolisian menggunakan kamera khusus untuk memotret calon pemohon SIM.

Rekomendasi Untuk Anda

Begitupun dengan material SIM yang digunakan pihak kepolisian berbeda dengan produk SIM palsu.

"Dari PVC saja itu sudah berbeda, terus hologramnya," ujarnya.

Selain itu barcode yang ditampilkan antara SIM palsu dengan SIM yang diterbitkan Polri juga menurut Alvian jauh berbeda.

"Kalau SIM asli barcode itu hanya bisa dibuka dengan (kamera) khusus dari Korlantas," terang Alvian.

Menurutnya pembuatan SIM saat ini sudah sangat mudah.

Pemohon bisa mengajukan SIM di seluruh Satpas terdekat, sekalipun pemilik KTP dari luar kota.

"SIM sekarang sangat mudah, kalau dulu mungkin mahasiswa atau perantau harus pulang dulu. Sekarang kan sudah gak gitu. Jadi, kami imbau silakan masyarakat datang langsung ke Satpas," tutup Alvian

Artikel ini telah tayang di TribunJogja.com 

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 4/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas