Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Belasan Tahun Mengabdi, Guru di Makassar Dipecat oleh Sekolah, Ternyata Tak Punya NUPTK

Seorang guru komputer yang mengabdi selama belasan tahun tiba-tiba dipecat. Kepala sekolah mengatakan, ternyata Jupriadi tak memiliki NUPTK

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Belasan Tahun Mengabdi, Guru di Makassar Dipecat oleh Sekolah, Ternyata Tak Punya NUPTK
Freepik
ILUSTRASI RUANG KELAS - Foto ini diambil dari Freepik, pada Kamis (17/7/2025), yang menampilkan ilustrasi ruang kelas. Seorang guru komputer yang mengabdi selama belasan tahun tiba-tiba dipecat. Kepala sekolah mengatakan, ternyata Jupriadi tak memiliki Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK). 

"Kami menilai tidak ada peningkatan dan perbaikan kinerja dari sisi kedisiplinan dan efektivitas pekerjaan," kata Bahmansyur.

Fakta lain terungkap, Jupriadi juga sempat mendaftar sebagai Calon Legislatif pada tahun 2019 lalu, akan tetapi gagal jadi wakil rakyat.

Sementara hingga berita ini diterbitkan, Jupriadi belum memberikan penjelasan lebih lanjut.

Kepala Sekolah Pukul Murid

Di Makassar, ada guru yang curhat dipecat dari sekolah, di Jember, Jawa Timur ada Kepala SD pukul siswa kelas lima.

Kepala SD bernama M Khobir ini memukul tiga muridnya yang masih duduk di bangku kelas lima berinisial N, A, dan F.

Aksi penganiayaan tersebut terjadi pada Jumat (26/9/2025), ketika murid kelas lima mengikuti pelajaran Pendidikan Agama.

AKP Heri Supadmo selaku Kapolsek Tempurejo menceritakan, kejadian bermula ketika murid kelas lima tersebut ramai di kelasnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Bahkan, guru agama pun sampai keluar kelas karena para murid tidak bisa dikendalikan.

"Mengetahui hal itu, kepala sekolah keluar dari ruang guru dan masuk ke kelas lima SD," ucap Heri, dikutip dari TribunJatim.com.

M Khobir pun masuk kelas dan langsung marah kepada tiga korban yang disebut jadi pemicu keributan.

"Hingga terjadi penganiayaan, dua siswa ditendang kakinya oleh pelaku,"

"Dan satu siswa ditempeleng bagian pipinya," papar Heri, Sabtu (27/9/2025).

Baca juga: Kasus Kepala Sekolah Pukul Murid SD Berakhir Damai, Guru Bakal Dampingi Siswa Bermasalah

Wali korban pun mendatangi sekolah setelah mengetahui korban dipukul kepala sekolah.

"Awalnya keluarga korban tidak mau melaporkan, tapi entah kenapa pada pukul 17.00 WIB kemarin, mereka membuat laporan polisi," imbuhnya.

Namun, kasus ini akhirnya berakhir damai secara kekeluargaan.

Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas