Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Tri Wulandari Siramkan Bensin ke Polisi, Diduga Marah Disebut ODGJ hingga Tagih Perkara Rp600 Juta

Warga Sragen viral setelah menyiram bensin ke polisi yang berjaga di Mapolres Sragen, ia tak terima disebut ODGJ

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Tri Wulandari Siramkan Bensin ke Polisi, Diduga Marah Disebut ODGJ hingga Tagih Perkara Rp600 Juta
tribunsolo.com
WARGA SIRAM POLISI - Warga Sragen bernama Tri Wulandari viral setelah menyiram bensin ke polisi yang berjaga di Mapolres Sragen, baru-baru ini. Foto TikTok tri.wulandari5338 yang diunggah Selasa (30/9/2025). 

TRIBUNNEWS.COM - Tri Wulandari, seorang warga Kabupaten Sragen, Provinsi Jawa Tengah, viral setelah menyiram bensin kepada polisi yang berjaga di Mapolres Sragen.

Mapolres adalah singkatan dari Markas Kepolisian Resor, yaitu kantor Kepolisian Resor (Polres) yang merupakan satuan organisasi Kepolisian di tingkat kabupaten atau kota.

Melansir TribunSolo, kejadian yang baru-baru ini terjadi mengundang tanda tanya publik.

Dalam video berdurasi 24 menit 33 detik itu, emak-emak berpakaian gamis berwarna cokelat itu marah-marah serta mencari pimpinan Provost dan polisi bernama Andrian.

Ia juga membawa plastik hitam berisi botol dan langsung masuk ke area Polres bersama tiga anaknya.

Namun, seorang polisi mengatakan pimpinan Provost sedang sakit sehingga tak masuk kerja.

Karena tak terima dengan jawaban petugas, ia meluapkan kemarahan hingga menyiram anggota polisi dengan bahan bakar minyak (BBM) atau bensin.

Rekomendasi Untuk Anda

Aksi tersebut terekam dalam video siaran langsung yang diunggah akun TikTok tri.wulandari5338 pada Selasa (30/9/2025).

Duduk Perkara

Permasalahan Tri Wulandari ini diduga menyangkut uang Rp600 juta.

Tri Wulandari nelangsa, dia ditipu orang uang ratusan juta itu.

Baca juga: Kronologi Emak-emak Siram Polisi dengan Bensin Usai Merasa Disebut Orang Gila di Mapolres Sragen

Ia pun mencari keadilan melaporkan kasus ini kepada pihak berwajib, yakni Polres Sragen.

Namun, kasus tersebut berhenti dan tak ada kejelasan yang pasti.

Belakangan Tri Wulandari kembali mempertanyakan kelanjutan kasusnya.

Bukannya mendapatkan solusi, Tri Wulandari justru merasa dipermainkan polisi.

Dia bahkan disebut orang dalam gangguan jiwa (ODGJ) oleh salah seorang oknum polisi.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas