Bertahan 3 Hari Tertimbun Reruntuhan Ponpes Al Khoziny Sidoarjo, Haikal Berhasil Dievakuasi
Haikal sempat viral karena video tentang dia yang sempat berkomunikasi dengan petugas SAR beredar luas di media sosial.
Editor:
Erik S
"Artinya tidak ada gerakan dari bangunan itu, tidak ada runtuhan lagi," imbuh Zainal, melansir Kompas.com.
Sementara itu, beredar rekaman video yang diperoleh dari regu penyelamat Surabaya dalam proses evakuasi santri.
Tim berhasil berkomunikasi dengan dua korban yang masih terjebak.
Baca juga: Beri Bantuan, Menag Kunjungi Ponpes Al Khoziny Sidoarjo yang Ambruk, Berharap Santri Tak Trauma
"Yusuf, umurmu berapa?" kata petugas, yang dijawab korban dengan 16 tahun.
"Apa yang luka?" tanya petugas lagi.
Yusuf pun menjawab tidak ada luka, hanya perutnya terjepit di sebelah kiri.
Petugas lalu berbincang dengan santri lain bernama Haikal, "Kamu yang sakit apa, nak?"
"Semuanya sakit. Semuanya sakit," jawab Haikal.
"Oke, semangat ya. Sabar ya, sabar. Ini yang satu sudah selamat. Kamu sabar ya. Sabar ya, nak ya. Ini aku Azis dari Rescue Surabaya ya. Sabar ya," balas petugas.
Bangunan tersebut ambruk pada Senin (29/9/2025) sekitar pukul 15.00 WIB. Gedung sebagai musala tersebut diduga runtuh akibat kegagalan konstruksi. Inspeksi terhadap komponen konstruksi.
Sebagian artikel ini telah tayang di TribunJatim.com dengan judul Luar Biasa, Haikal Bisa Dievakuasi Hidup-Hidup usai 3 Hari Terjebak Reruntuhan Ponpes Al Khoziny