Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Dedi Mulyadi Minta Ortu Tak Bela Anak, Hukuman Guru Harus Diterima Jika Perlu Ditambah

Kasus kepala SMAN 1 Cimarga tampar siswa merokok disorot Dedi Mulyadi. Ia minta orangtua tak lapor guru yang beri hukuman wajar.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Glery Lazuardi
zoom-in Dedi Mulyadi Minta Ortu Tak Bela Anak, Hukuman Guru Harus Diterima Jika Perlu Ditambah
Dok. Pemprov Jawa Barat
DEDI MULYADI - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyoroti kasus kepala SMAN 1 Cimarga yang menampar siswa karena merokok. Ia mengingatkan orangtua agar tidak mudah menyalahkan guru yang memberi hukuman mendidik. 

Sedangkan, siswa juga terlindungi dari berbagai bentuk godaan.

"Yang membuatnya keluar dari sistem kehidupan yang semestinya dia jalani sebagai anak remaja. Mendidik anak kewajiban kita semua, di sekolah kewajiban guru, di rumah kewajiban orangtuanya," imbuhnya.

Dalam video yang diunggah itu, Dedi juga menuliskan pesan kepada orangtua dan wali murid.

"Ketika kita menyerahkan anak kepada sekolah, maka tanggung jawab pola asuh ada di pihak sekolah. Kata orang Sunda, tidak boleh "ipis ceuli" atau tipis telinga atas laporan anak kita," imbuhnya.

Kasus Penamparan Siswa 

Di sisi lain, kasus dugaan penamparan siswa oleh Kepala SMAN 1 Cimarga, Kabupaten Lebak, berakhir damai. 

Gubernur Banten Andra Soni memedisasi proses perdamaian antara Kepala Sekolah Dini Fitria dan siswanya inisal I  di ruang kerja Gubernur Banten di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Serang, pada Rabu (15/10/2025). 

Rekomendasi Untuk Anda

Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak saling menyampaikan permintaan maaf dan sepakat untuk berdamai.

“Ibu, saya minta maaf karena sudah membuat kesalahan yang fatal,” ujar I dengan nada penyesalan.

Menanggapi hal itu, Kepala SMAN 1 Cimarga, Dini Fitria, turut memohon maaf kepada siswanya dan berharap kejadian tersebut menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak.

“Ibu maafkan, dan ibu juga minta maaf atas perkataan ibu. Semoga di hati Indra lukanya bisa hilang,” kata Dini dengan nada haru.

Ia juga mengingatkan Indra agar meneladani pesan Gubernur Andra Soni tentang pentingnya keikhlasan dan kedewasaan dalam menghadapi masalah.

“Pak Gubernur telah memberikan pengajaran tentang keikhlasan. Mudah-mudahan Indra bisa legowo, dan ibu doakan Indra menjadi pribadi yang sukses,” ujar Dini.

Dengan adanya mediasi tersebut, Gubernur Andra Soni berharap peristiwa ini dapat menjadi pelajaran bagi seluruh pihak di lingkunga.

Orangtua Lapor Polisi

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 2/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas