Guru Selamatkan Murid dari Menu MBG Basi, 13 Siswa Lain Terlanjur Makan dan Muntah
13 siswa SDN Margamulya muntah usai makan MBG basi. Guru selamatkan kelas bawah, menu nasi goreng diduga jadi penyebab.
Editor:
Glery Lazuardi
Meskipun menu nasi goreng ini serempak dibagikan di semua satuan pelayanan pendidikan hari itu, masalah utama ditemukan pada kondisi fisik makanan.
Eddy membenarkan bahwa menu yang diduga basi tersebut terdapat pada nasi goreng.
"Yang bau dari nasi goreng, dan menu lain ada ayam goreng, lalapan dan buah jeruk. Dan Semuanya nasi goreng untuk hari ini di semua satuan layanan pendidikan," tambahnya.
Sampai saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak Dapur SPPG Singaparna terkait dugaan keracunan yang menimpa belasan pelajar SDN Margamulya tersebut.
Menu MBG Diduga Penyebab Keracunan
Diduga, penyebab keracunan berasal dari menu yang disajikan SPPG Singaparna.
Menu MBG yang dibagikan itu adalah nasi goreng, ayam goreng dengan sayur selada serta tempe orek dan buah.
Kondisi nasi gorengnya sendiri sudah benyek dan berbau sebelum sempat dicek oleh guru.
Insiden ini terjadi setelah para guru membagikan menu MBG kepada seluruh kelas.
Menurut pengakuan Eddy Prasetyo, Guru PJOK SDN Margamulya, biasanya pihak sekolah akan mengecek kondisi makanan terlebih dahulu sebelum dibagikan.
"Biasanya kita cek kondisi dulu sebelum dibagikan ke peserta didik, tapi ada instruksi untuk menu MBG supaya langsung dimakan, dan beberapa anak ada yang sudah makan," ungkap Eddy kepada wartawan TribunPriangan.com.
Akibat instruksi tersebut, beberapa pelajar dari kelas 4, 5, dan 6 sudah terlanjur mengonsumsi makanan sebelum dideteksi kondisinya.
Alhasil, belasan anak langsung merasakan sakit perut hingga muntah.
"Untuk menu hari ini itu ada nasi goreng, ayam goreng, sayuran, dan buah, nah untuk yang bau itu pada nasi, kondisinya sudah benyek," ucap Eddi.
Para guru langsung mengambil tindakan cepat dengan membawa siswa yang terdampak ke unit kesehatan sekolah (UKS) untuk mendapatkan penanganan pertama.
Baca tanpa iklan