Cari Bukti Bullying, Polisi Butuh Akses HP Timothy Mahasiswa Unud, tapi Terkendala Izin Keluarga
Polisi berupaya mencari petunjuk lain terkait dugaan bullying pada Timothy, termasuk melalui handphone milik korban.
Penulis:
Nuryanti
Editor:
Nanda Lusiana Saputri
"Komunikasi awal yang didapatkan pihak kepolisian, ibunya ikhlas tidak melaporkan."
"Tetapi setelah melihat situasi ada keterangan liar (di luar), bapaknya meminta kepastian," kata Kompol Sukadi, Senin.
Lalu, mengenai isu bullying yang beredar di masyarakat, Kompol Sukadi menyatakan kepolisian belum bisa memberikan kepastian.
"Terkait apakah karena bullying, kami belum bisa pastikan. Semua masih proses penyelidikan. Hasil perkembangan seperti apa akan bisa disampaikan," jelasnya.
Polisi Tegaskan Timothy Jatuh dari Lantai 4
Kapolsek Denpasar Barat, Kompol Laksmi Trisnadewi, menegaskan korban jatuh dari lantai 4 gedung FISIP Universitas Udayana.
Hal ini disampaikan Kompol Laksmi meluruskan berbagai spekulasi atau informasi simpang siur yang beredar di masyarakat.
Sebab, ada yang menyebut korban terjatuh dari lantai 2 saat kejadian pada Rabu, 15 Oktober 2025.
"Kami luruskan bahwa korban Timothy Anugerah Saputra jatuh dari lantai 4," ungkapnya kepada awak media, Senin, dikutip dari Tribun-Bali.com.
Baca juga: Soal Motif Timothy Bunuh Diri: Polisi Bantah Imbas Bullying, Unud Sebut Bukan Buntut Tekanan Skripsi
Kompol Laksmi juga menjelaskan terkait rekaman CCTV dan keberadaan saksi mata, yang menjadi pertanyaan publik.
Polisi menyebut, ada rekaman CCTV di area Lobi gedung yang merekam momen kedatangan korban, serta momen korban jatuh di bawah, tapi CCTV di lantai 4 ternyata rusak.
Pihak kepolisian telah berkoordinasi dengan kampus dan mendapatkan informasi kerusakan CCTV tersebut sudah terjadi sejak sekitar tahun 2023.
"Memang benar tidak ada CCTV yang merekam di lantai 4, karena rusak dari tahun 2023, namun CCTV di lobi pada saat korban datang kemudian pada saat korban terjatuh itu ada."
"Jadi terekam CCTV pada saat korban masuk gedung, CCTV yang sama juga merekam korban saat terjatuh," paparnya.
Pelaku Perundungan Minta Maaf
Sebanyak enam mahasiswa diduga melakukan perundungan terhadap Timothy Anugerah Saputra (TAS) di percakapan grup WhatsApp (WA).
Perundungan terhadap Timothy di antaranya dengan menyamakan foto saat TAS jatuh dari Gedung FISIP dengan selebgram Kekeyi.