Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kondisi 2 Anak di Kendal 28 Hari Temani Jasad Ibu: Terkulai Lemas, Cuma Minum dan Tak Minta Bantuan

Kedua anak Setianingsih dirawat di RS PKU Muhammadiyah Boja Kendal, dengan kondisi tubuh yang terkulai lemas kekurangan nutrisi.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Nuryanti
Editor: Endra Kurniawan
zoom-in Kondisi 2 Anak di Kendal 28 Hari Temani Jasad Ibu: Terkulai Lemas, Cuma Minum dan Tak Minta Bantuan
TribunJateng/Agus Salim
HANYA MINUM AIR - Kisah pilu terjadi di kendal seorang ibu bernama Setianingsih meninggal hingga jenazahnya membusuk di rumah, 2 anaknya terkulai lemas hanya minum air rebusan. Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari menjenguk kedua anak Setianingsih yang terkulai lemas di RSI Boja Kendal, Senin (3/11/2025). Setianingsih sebelumnya ditemukan meninggal pada 1 November dengan kondisi jenazah yang sudah membusuk. 

Ringkasan Berita:
  • Setianingsih ditemukan meninggal di rumahnya di Desa Bebengan, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal.
  • Kedua anak Setianingsih dirawat di RS PKU Muhammadiyah Boja Kendal, dengan kondisi tubuh yang terkulai lemas kekurangan nutrisi.
  • Dua kakak beradik itu selama 28 hari tinggal di rumah tersebut menemani jasad sang ibu.

 

TRIBUNNEWS.COM - Ibu rumah tangga, Setianingsih (51), ditemukan meninggal di rumahnya di Dukuh Somopuro RT 7 RW 7, Desa Bebengan, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, Sabtu (1/11/2025).

Saat diketahui oleh warga, rumah Setianingsih terkunci dari dalam dan diganjal menggunakan kursi.

Setianingsih memiliki dua anak yakni Putri Setia Gita Pratiwi (23) dan Intan Ayu Sulistyowati (17).

Kepala Desa Bebengan, Wastoni, mengaku menemukan gelagat berbeda dari kedua anak korban sejak beberapa hari terakhir.

"Kalau keluarga itu warga melihatnya sebagai orang mampu. Karena biasanya sebulan sekali beli bahan makanan satu becak dibawa ke rumah," ujarnya, Senin (3/11/2025), dilansir TribunJateng.com.

Rekomendasi Untuk Anda

Awalnya, Wastoni mendapat laporan warga bahwa Setianingsih telah meninggal dalam kondisi jenazah yang sudah membusuk.

Ketika warga akan masuk, ternyata pintu rumah korban dikunci dan diganjal menggunakan kursi.

Setelah dibuka perlahan, warga bertanya ke Putri Setia Gita Pratiwi untuk melihat ibunya yang diduga mengalami sakit.

Keduanya tak mengetahui jika ibu mereka telah meninggal.

"Ditanya sama warga, ibunya di mana. Terus dijawab itu di dalam, tapi pas dilihat itu ibu Setianingsih sudah meninggal dan membusuk," papar Wastoni.

Lemas usai Hanya Minum Air Putih

Saat ditemukan, dua anak Setianingsih terkulai lemas menahan lapar di dalam rumah.

Setelah itu, kedua anak Setianingsih dirawat di RS PKU Muhammadiyah Boja Kendal, dengan kondisi tubuh yang terkulai lemas kekurangan nutrisi.

Baca juga: Klarifikasi Kades Bebengan Kendal, Bantah Tak Peduli Warga Meninggal Ditunggui 2 Anaknya 28 Hari

Putri Setia Gita Pratiwi mengaku keluarganya hanya mengonsumsi air putih sejak 4 Oktober 2025 hingga ibunya ditemukan meninggal.

Dengan demikian, dua kakak beradik itu selama 28 hari tinggal di rumah tersebut menemani jasad sang ibu.

Sesuai Minatmu
Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas