Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Mengenal Pecel Semanggi Khas Surabaya, Hadir di Banaran Trail Run 2025

Perempuan asal Ridjah Kulon, Surabaya, itu mengaku mendapat pinjaman lunak pertama dari PTPN I pada 2021 sebesar Rp10 juta.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Erik S
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Mengenal Pecel Semanggi Khas Surabaya, Hadir di Banaran Trail Run 2025
Izzatun Najibah/Kompas.com
PECEL SEMANGGI SURABAYA - Kudapan khas Surabaya yang berisi daun semanggi, tauge, kangkung 

Ringkasan Berita:
  • Pedagang pecel semanggi turut hadirkan stan di Banaran Trail Run 2025
  • Pecel Semanggi sudah sejak lama menjadi ikon Kota Surabaya. 
  • Pecel semanggi mewakili hubungan budaya, individu, dan kolektif.

TRIBUNNEWS.COM, SEMARANG – Suyati, pedagang pecel semanggi khas Surabaya mengaku senang bisa berpartisipasi dalam ajang Banaran Trail Run 2025 yang digelar Minggu (2/11/2025), di kawasan Banaran, Semarang, Jawa Tengah.

Suyati bersama ribuan pedagang kecil lainnya mengaku langsung mendaftar ketika mengetahui ada even tersebut.

"Waktu tahu ada Banaran Expo, saya langsung daftar dan difasilitasi. Alhamdulillah, dagangan saya laris manis,” ujar Suyati dalam keterangannya, Selasa (11/11/2025).

Di ajang lari lintas alam itu, Suyati menghadirkan pecel semanggi pincuk.

Pecel semanggi racikan Suyati disajikan di atas pincuk daun pisang. Bahan utamanya daun semanggi dan kecambah, disiram bumbu kacang tanah yang dicampur ubi, gula merah, dan petis udang. Hidangan ini biasa disantap dengan kerupuk uli besar sebagai penyeimbang rasa pedas.

Baca juga: Pecel Kembang Hingga Iga Bakar Kluwek Jadi Menu Makan Siang Prabowo dan Presiden Brasil di Istana

Perempuan asal Ridjah Kulon, Surabaya, itu mengaku mendapat pinjaman lunak pertama dari PTPN I pada 2021 sebesar Rp10 juta.

Rekomendasi Untuk Anda

“Bantuan itu saya kembangkan hingga usaha saya bisa berkelanjutan sampai sekarang,” katanya.

Selain pecel, Suyati juga menawarkan abon lele dan keripik usus dengan harga mulai Rp20 ribu.

Direktur Utama PTPN I Teddy Yunirman Danas menyempatkan diri meninjau stan Suyati saat pembukaan Banaran Expo. Ia mengatakan pelaku UMKM seperti Suyati menjadi fokus utama PTPN I dalam menciptakan ekosistem ekonomi yang inklusif.

“Kami berkomitmen mengembangkan usaha mikro dan kecil melalui program kemitraan. Pecel semanggi bu Suyati ini khas dan rasanya enak sekali,” kata Teddy.

Menurut Teddy, pihaknya tidak hanya memberikan bantuan modal, tetapi juga pelatihan, pendampingan, dan dukungan pemasaran kepada mitra binaannya.

Program kemitraan itu, kata dia, merupakan bentuk nyata dalam pembangunan ekonomi dari desa dan pemberdayaan masyarakat.

“Program seperti yang dijalankan Ibu Suyati ini adalah contoh bagaimana BUMN bisa menjadi motor penggerak ekonomi lokal dan pemerataan kesejahteraan,” ujar Teddy Yunirman Danas.

Apa itu Pecel Semanggi?

Pecel Semanggi sudah sejak lama menjadi ikon Kota Surabaya. Layaknya pecel pada umumnya, pecel semanggi disajikan dengan daun pisang yang dipincuk. Dicampur dengan sayur lain, seperti toge, kangkung, dan bunga turi.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas