Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Bendera Putih Berkibar di Depan Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh

Koalisi Masyarakat Sipil Aceh Peduli Bencana Sumatera demo kibarkan bendera putih di depan Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Kamis (18/12/2025)

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Bendera Putih Berkibar di Depan Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh
Serambinews.com/Hendrik Abik
BENDERA PUTIH - Massa dari Koalisi Masyarakat Sipil Aceh Peduli Bencana Sumatera saat gelar aksi demonstrasi dengan pengibaran bendera putih dan spanduk di depan Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Kamis (18/12/2025) 

Di lain pihak, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian akan mengecek kabar adanya warga Aceh yang  mengibarkan bendera putih. T

ito mengaku belum mengetahui secara perinci soal kabar tersebut, sehingga akan dicek lebih dulu. 

“Saya belum tahu, nanti saya cek dulu,” kata Tito singkat, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (16/12/2025).

BENDERA PUTIH - Bendera putih berkibar di jalan lintas Aceh–Medan, simbol keputusasaan warga terdampak banjir bandang.
BENDERA PUTIH - Bendera putih berkibar di jalan lintas Aceh–Medan, simbol keputusasaan warga terdampak banjir bandang. (Istimewa)

Sementara Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf alias Gus Ipul menyatakan, dirinya yakin bahwa Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) masih kuat dalam menangani bencana. 
Menurut petinggi Nahdlatul Ulama (NU) itu, pemerintah daerah sudah bekerja dengan  baik, didukung oleh Pemerintah Pusat.

Ia yakin, bencana di Sumatra dapat ditanggulangi bersama-sama oleh pemerintah daerah dan pemerintah pusat. 

"Saya percaya Pak Gubernur masih cukup kuat," kata Gus Ipul kepada wartawan di sela-sela penyerahan bantuan kemanusiaan di Aceh, Selasa (16/12/2025), dikutip dari tayangan YouTube KompasTV.

"Pemerintah daerah juga bekerja dengan baik, didukung oleh pemerintah secara keseluruhan. Insya Allah lah. Mari kita atasi bersama-sama," tambah Gus Ipul.

Rekomendasi Untuk Anda

Menanggapi soal bendera putih yang dikibarkan warga Aceh, Gus Ipul menoleh ke arah Mualem yang saat itu berada di dekatnya. Lalu, ia menyatakan optimisme bencana dapat diatasi dengan kerja sama antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat.

"Semestinya kita bisa atasi ya, Pak Gubernur ya, bersama-sama," jelas Gus Ipul.

Sekretaris Jenderal PBNU ini pun memuji para kepala daerah yang sudah bekerja keras dalam menangani bencana. Gus Ipul pun mengajak pemerintah bekerja sama. "Pak Gubernur siang malam juga bekerja, Pak Bupati, Wali Kota juga bekerja, yang lain juga sedang bekerja," jelas Gus Ipul.

"Mari kita gandeng tangan untuk kita tanggulangi secara bersama-sama. Saya percaya, kita masih mampu dan bisa menanggulangi ini dengan baik, apalagi kalau ada kerja sama, kalau ada satu kolaborasi yang kuat," timpal Mensos.(cnbc/serambinews.com)

 

Prof Humam Hamid: Bendera Putih di Aceh Bukan Menyerah, Tapi Isyarat Darurat &Save Us

Pengibaran bendera putih oleh warga di sejumlah wilayah terdampak banjir di Aceh menuai beragam tafsir.

Namun, Guru Besar Universitas Syiah Kuala (USK) Aceh, Prof Humam Hamid, menegaskan bahwa aksi tersebut bukan bentuk keputusasaan, melainkan sinyal darurat kepada negara.

“Bendera putih itu bukan tanda putus asa. Itu isyarat darurat. Dalam bacaan saya, masyarakat Aceh sedang mengatakan bahwa negara belum sepenuhnya hadir bersama mereka,” ujar Prof Humam dalam dialog di Kompas TV, Selasa (17/12/2025) dikutip Serambinews (18/12/2025).

Baca juga: Gubernur Mualem Viral Gegara Permohonan Bantuan ke PBB, Sang Istri Kak Na Sibuk Keliling Pengungsian

Halaman 3/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas