Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
DOWNLOAD
Tribun
LIVE ●
tag populer

Media Asing Soroti Fenomena Bendera Putih di Aceh

Fenomena korban bencana di Aceh kibarkan bendera putih mulai disorot sejumlah media asing. 

zoom-in Media Asing Soroti Fenomena Bendera Putih di Aceh
Serambinews.com/Maulidi Alfata
BENDERA PUTIH DI ACEH - Bendera putih berkibar di jalan lintas Aceh–Medan, simbol keputusasaan warga terdampak banjir bandang. Seorang anak laki-laki terlihat memegang bendera putih dalam aksi demontrasi tuntutan pusat menetapkan bencana nasional, di Kecamatan Pante Bidari, Aceh Timur, Selasa (16/12/2025). Fenomena korban bencana di Aceh kibarkan bendera putih mulai disorot sejumlah media asing.  

Salah satu wilayah yang disebut memuat bendera putih adalah Kabupaten Aceh Tamiang, di Aceh Timur. Dikatakan bahwa bendera juga terlihat di sepanjang jalan raya nasional yang menghubungkan ibu kota Banda Aceh dengan Medan di Sumatera.

Sementara itu, laman Prancis AFP, memuat tulisan tentang bagaimana warga Aceh korban banjir kini bertahan. Dalam artikel berjudul ‘Indonesians reeling from flood devastation plea for global help’, digambarkan bagaimana beberapa penyintas tak punya tempat tujuan setelah kehilangan rumah dan bisnisnya.

"Nurlela Agusfitri tidak punya tempat tujuan setelah kehilangan rumah dan bisnisnya akibat banjir dahsyat yang menghancurkan pulau Sumatra, Indonesia, dan menewaskan lebih dari 1.000 orang," muatnya.

"Hampir tiga minggu sejak banjir besar melanda pulau itu, Nurlela yang berusia 40 tahun berjalan tanpa alas kaki melewati pohon-pohon yang tumbang dan puing-puing, sementara para korban dan kelompok masyarakat sipil menyerukan bantuan internasional," katanya.

"Nurlela mengatakan dia telah mengungsi bersama dua anaknya saat air menggenang di sekitar rumahnya di desa Pengidam, tempat dia biasa menjalankan kios yang menjual barang-barang seperti minyak goreng dan gula... Ketika dia kembali, tidak ada yang tersisa."

 

Respons Mendagri dan Mensos

Di lain pihak, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian akan mengecek kabar adanya warga Aceh yang  mengibarkan bendera putih. T

Rekomendasi Untuk Anda

Tito mengaku belum mengetahui secara perinci soal kabar tersebut, sehingga akan dicek lebih dulu. 

“Saya belum tahu, nanti saya cek dulu,” kata Tito singkat, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (16/12/2025).

Sementara Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf alias Gus Ipul menyatakan, dirinya yakin bahwa Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) masih kuat dalam menangani bencana. 
Menurut petinggi Nahdlatul Ulama (NU) itu, pemerintah daerah sudah bekerja dengan  baik, didukung oleh Pemerintah Pusat.

Ia yakin, bencana di Sumatra dapat ditanggulangi bersama-sama oleh pemerintah daerah dan pemerintah pusat. 

"Saya percaya Pak Gubernur masih cukup kuat," kata Gus Ipul kepada wartawan di sela-sela penyerahan bantuan kemanusiaan di Aceh, Selasa (16/12/2025), dikutip dari tayangan YouTube KompasTV.

"Pemerintah daerah juga bekerja dengan baik, didukung oleh pemerintah secara keseluruhan. Insya Allah lah. Mari kita atasi bersama-sama," tambah Gus Ipul.

Baca juga: Warga Aceh Kibarkan Bendera Putih, DPR: Alarm Keras Pemerintah Harus Bertindak Cepat

Menanggapi soal bendera putih yang dikibarkan warga Aceh, Gus Ipul menoleh ke arah Mualem yang saat itu berada di dekatnya. Lalu, ia menyatakan optimisme bencana dapat diatasi dengan kerja sama antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat.

"Semestinya kita bisa atasi ya, Pak Gubernur ya, bersama-sama," jelas Gus Ipul.

Halaman 2/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas