Mengenal Bajaj Maxride, Pertama Mengaspal di Makassar, Terganjal Regulasi di Solo
Bajaj Maxride merupakan layanan transportasi roda tiga modern yang beroperasi di beberapa kota di Indonesia. Namun, kehadirannya dilarang di Solo.
Penulis:
Nanda Lusiana Saputri
Editor:
Wahyu Gilang Putranto
TribunSolo.com/Ahmad Syarifudin
BAJAJ MAXRIDE - Para pengemudi ojek online (ojol) roda dua menggelar aksi di Balai Kota Solo, Kamis (22/1/2016) menuntut sanksi tegas agar Bajaj Maxride tidak beroperasi lagi. Ketua Umum Garda Soloraya Ramadhan Bambang Wijanarko mengeluhkan pendapatan para pengemudi ojek online (ojol) roda dua menurun drastis semenjak Bajaj Maxride beroperasi di Kota Solo.
Wali Kota Respati Ardi menyatakan, pengembangan transportasi di Kota Solo tetap terbuka terhadap inovasi, asalkan sesuai ketentuan hukum dan memperhatikan aspek keselamatan publik.
Pemerintah juga membuka ruang dialog dengan para pelaku usaha transportasi untuk mencari solusi yang selaras antara inovasi dan regulasi.
Sebagian artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul BREAKING NEWS : Aksi Demo Pengemudi Ojol Solo, Tuntut Sanksi Bajaj Maxride Masih Beroperasi
(Tribunnews.com/Nanda Lusiana, TribunSolo.com/Ahmad Syarifudin, Kompas.com/Wijaya Kusuma)
Berita Populer
Berita Terkini
Baca tanpa iklan