Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Perampokan di Banyumas, Satu Keluarga Disekap, Bocah Dibekap Bantal hingga Mimisan

Mencekam, satu keluarga di Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas, Senin (9/2/2026) dini hari jadi korban perampokan dan penyekapan.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Perampokan di Banyumas, Satu Keluarga Disekap, Bocah Dibekap Bantal hingga Mimisan
Freepik
PERAMPOKAN DI BANYUMAS - ILUSTRASI PERAMPOKAN- Mencekam, satu keluarga di RT 2 RW 6 Desa Kotayasa, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas, Senin (9/2/2026) dini hari jadi korban perampokan dan penyekapan. 

Ringkasan Berita:
  • Mencekam, satu keluarga di RT 2 RW 6 Desa Kotayasa, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas, Senin (9/2/2026) dini hari jadi korban perampokan.
  • Identitas satu keluarga itu yakni pasangan suami istri Kodrat (41) dan Nurgiyanti (39) serta dua anak mereka Luigi (14) dan Lutfi (8).
  • Saat beraksi, empat kawanan perampok ini menyekap satu keluarga tersebut.
  • Bahkan satu pelaku sempat membekap anak korban dengan menggunakan bantal hingga menyebabkan mimisan.

 

TRIBUNNEWS.COM, BANYUMAS - Satu keluarga di RT 2 RW 6 Desa Kotayasa, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas, Senin (9/2/2026) dini hari jadi korban perampokan.

Identitas satu keluarga itu yakni pasangan suami istri Kodrat (41) dan Nurgiyanti (39) serta dua anak mereka Luigi (14) dan Lutfi (8).

Saat beraksi, empat kawanan perampok ini menyekap satu keluarga tersebut.

Bahkan satu pelaku sempat membekap anak korban dengan menggunakan bantal hingga menyebabkan mimisan.

Setelah mengikat seluruh penghuni rumah, para pelaku kemudian leluasa menggasak barang-barang berharga milik korban.

Rekomendasi Untuk Anda

Di antaranya tiga unit ponsel, uang sekitar Rp12 juta, uang milik anak sebesar Rp400 ribu, uang arisan, serta perhiasan berupa kalung, cincin, dan anting.

Baca juga: Letak Rumah Bos Sate Kambing yang Dirampok di Boyolali, di Tengah Kampung, Jauh dari Tetangga

Untuk menghilangkan jejak, para pelaku menggunakan masker sehingga wajahnya tidak bisa dilihat dengan jelas.

Selain itu, pelaku juga membawa sebuah set top box yang diduga mereka kira sebagai perangkat CCTV.

Kasus perampokan ini masih dalam penyelidikan aparat kepolisian setempat.

 

Korban Minta Anaknya Tidak Disiksa: Kasian Anak Saya Nanti Mati

Dikutip dari Tribun Jateng, Nurgiyanti mengaku saat terbangun dari tidurnya, dua pelaku sudah masuk ke dalam kamarnya.

Para pelaku langsung mengikatnya dan membawa dirinya keluar dari kamar bersama anak keduanya, Lutfi.

Sementara suaminya, Kodrat sudah dalam kondisi tangan dan kaki terikat tengkurap di lantai.

Tak lama berselang, terdengar teriakan anak pertamanya di kamar yang berbeda. 

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas