Perampokan di Banyumas, Satu Keluarga Disekap, Bocah Dibekap Bantal hingga Mimisan
Mencekam, satu keluarga di Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas, Senin (9/2/2026) dini hari jadi korban perampokan dan penyekapan.
Editor:
Theresia Felisiani
Setelah merasa para pelaku sudah pergi, Nurgiyanti membuka pintu kamar, lalu melepaskan ikatan tangan dan kaki suaminya.
Mereka kemudian keluar rumah, namun para pelaku sudah tidak terlihat.
Nurgiyanti menyebut pelaku berjumlah empat orang, dimana dua pelaku bertubuh tinggi besar, sedangkan dua lainnya bertubuh lebih pendek.
Dari empat pelaku, tiga orang mengenakan masker dan satu lainnya tidak.
Namun Nurgiyanti tidak bisa mengenali wajah para pelaku katena memang kondisi lamput saat kejadian redup.
Berdasarkan temuan di lokasi, pelaku diduga masuk melalui jendela kamar anak pertama yang memiliki bekas congkelan.
Setelah masuk, pelaku langsung membekap anak, lalu menyekap seluruh penghuni rumah.
Korban diikat menggunakan tali sepatu berwarna hitam yang dibawa sendiri oleh para pelaku.
Baca juga: Selamat dari Perampokan, Daryanti Istri Purwanto Bos Sate Kambing Alami Luka Tusuk di Leher
Saat keluar rumah, Nurgiyanti melihat pintu depan sudah dalam keadaan sedikit terbuka, diduga sengaja dibuka pelaku untuk memudahkan mereka kabur.
Namun, gerbang depan rumah masih dalam kondisi tergembok.
Ibu dua anak itu mengaku tidak mengetahui apakah pelaku sudah mengenal keluarganya atau tidak.
Namun, ia menyebut suaminya bekerja di koperasi sekaligus menjadi bendahara paguyuban di lingkungan setempat, sehingga sering memegang uang.
Ia sendiri mengaku baru sekitar tiga tahun tinggal di lingkungan tersebut.
Hingga kini, ia mengaku masih trauma dan tidak kuat membayangkan kembali peristiwa yang terjadi dini hari itu.
Sampai dengan saat ini Tribunbanyumas.com, masih menunggu keterangan resmi dari pihak kepolsian. (*)
Artikel ini telah tayang di TribunJogja.com dengan judul Malam Mencekam di Banyumas, Kawanan Perampok Sekap Satu Keluarga, Anak Dibekap hingga Mimisan,
Baca tanpa iklan