Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Ejekan, Deadlock, dan Kursi Ketua Umum: Kisah Lama Bahlil di Panggung HIPMI

Di balik terpilihnya Bahlil Lahadalia sebagai Ketum HIPMI, ada peran Erwin Aksa dan Andi Rukman Nurdin Karumpa di kehidupan Ketum DPP Golkar

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Ejekan, Deadlock, dan Kursi Ketua Umum: Kisah Lama Bahlil di Panggung HIPMI
Tribun-Timur.com
SDP HIPMI 2026 - Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menjemput langsung mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, dalam rangkaian kegiatan Sidang Dewan Pleno (SDP) XVIII Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) Tahun 2026 yang digelar di Hotel Four Points by Sheraton Makassar, Minggu (15/2/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Bahlil Lahadalia mengenang perjalanan terpilihnya sebagai Ketua Umum HIPMI 2015–2018 di hadapan ribuan kader pada SDP HIPMI 2026 di Makassar.
  • Ia menyoroti peran dua tokoh Sulsel, Erwin Aksa dan Andi Rukman Nurdin Karumpa, dalam dinamika kepemimpinan HIPMI.
  • Dorongan maju sebagai ketua umum muncul setelah ejekan soal kriteria pemimpin HIPMI yang justru memotivasi Bahlil.
  • Persaingan di Munas HIPMI Bandung berlangsung sengit dan sempat deadlock saat Bahlil bersaing dengan dua kandidat lain.

TRIBUNNEWS.COM - Four Point by Sheraton Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (15/2/2026) dipenuhi gemuruh tepuk tangan dari ribuan peserta Sidang Dewan Pleno (SDP) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) 2026 di Makassar.

Sekitar 3.000 pengurus HIPMI dari seluruh Indonesia memadati forum nasional bertema "HIPMI Penggerak Ekonomi untuk Indonesia Berdaulat".

Turut hadir juga, Bahlil Lahadalia Ketua Umum DPP Partai Golkar.

Tak hanya berbicara sebagai Ketua Umum atau Ketua Dewan Penghormatan HIPMI, saat naik ke mimbar, ia membuka kembali cerita lama tentang persaingan dan momentum yang mengubah jalan hidupnya di organisasi pengusaha muda ini.

Bahlil menceritakan, ada dua sosok yang punya peran penting dalam perjalanan hidupnya di HIPMI.

Keduanya yakni Erwin Aksa dan Andi Rukman Nurdin Karumpa.

Rekomendasi Untuk Anda

Erwin Aksa merupakan anggota DPR RI kelahiran Makassar yang juga mantan Ketua Umum HIPMI.

Sementara Andi Rukman adalah Ketua Umum Gapensi (Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia).

Di hadapan ribuan anggota, Bahlil mengawali kisahnya tentang pencalonannya sebagai Ketum HIPMI periode 2015-2018 lalu.

Ia menyebut, dorongan mencalonkan dirinya tak lepas dari percakapannya dengan Andi Rukman dan sebuah komentar yang membakar semangatnya.

"Saya waktu maju Ketua Umum HIPMI, tanya Bang Andi Rukman,"

Baca juga: HIPMI Minta Penguatan Prinsip Check and Balance KPPU dalam Revisi UU Persaingan Usaha 

"Ada satu mantan Ketum HIPMI yang bilang calon Ketua Umum harus industrialis dan ganteng, sementara saya jelek,"

"Dari situ saya termotivasi, saya bilang tunggu, saya akan hadapi kau," ujar Bahlil.

Ejekan tersebut tak membuatnya mundur, Bahlil justru menjadikannya sebagai pelecut.

"(Waktu itu) saya bilang, biar kau bilang saya hitam, kecil, tidak ganteng. Tetapi nyali belum tentu kau hebat dari pada saya," kenang Bahlil.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas