Ejekan, Deadlock, dan Kursi Ketua Umum: Kisah Lama Bahlil di Panggung HIPMI
Di balik terpilihnya Bahlil Lahadalia sebagai Ketum HIPMI, ada peran Erwin Aksa dan Andi Rukman Nurdin Karumpa di kehidupan Ketum DPP Golkar
Penulis:
Muhammad Renald Shiftanto
Editor:
Garudea Prabawati
Cerita Bahlil tersebut bukan sekadar nostalgia, tapi juga pengingat bahwa di dalam situasi yang memanas di dalam organisasi pun ada solusi yang bisa diambil.
Ketum BPP HIPMI Usul Kredit hingga Rp50 Miliar untuk Kelas Menengah
Di dalam kesempatan yang sama, Ketum BPP HIPMI, Akbar Himawan Buchari mengusulkan skema kredit khusus bagi pelaku usaha kelas menengah.
Hal tersebut diusulkan untuk menahan laju penurunan kelas menengah di Indonesia.
Kelas menengah di Indonesia menurutnya saat ini tengah mengalami penurunan.
Sehingga, perlu adanya kebijakan dari pemerintah agar tidak terus mengalami penurunan.
“Kita tahu bersama bahwa realitanya kelas menengah kita mengalami penurunan atau degradasi. Perlu insentif ataupun bentuk afirmasi dari pemerintah agar kelas menengah kita ini bisa bertahan dan kembali tumbuh,” ujar Akbar di mimbar sambutan, Minggu (15/2/2026).
Mengutip Tribun-Timur.com, di negara-negara maju, porsi kelas menengah bisa mencapai 55-60 persen dari total populasi.
Sementara di Indonesia saat ini turun sekitar 21 persen menjadi 17 persen.
“Kondisi ini menjadi perhatian kita bersama. Seharusnya ada bentuk kehadiran pemerintah agar kelas menengah kita minimal bisa bertahan dan tidak terus mengalami degradasi,” katanya.
Ia pun mengusulkan ke pemerintah supaya menyediakan skema pembiayaan bagi usaha kelas menengah dengan nilai yang besar, bukan ratusan juta, melainkan Rp20 hingga Rp50 miliar.
"Kami mengusulkan agar ada kredit untuk usaha kelas menengah yang kapasitasnya jangan hanya 100-500 juta, tapi 20-50 miliar," ucapnya.
Sebagian artikel ini telah tayang di Tribun-Timur.com dengan judul Sosok 2 Tokoh Sulsel Erwin Aksa dan Andi Rukman Dikenang Bahlil Lahadalia Saat Terpilih Ketum Hipmi
(Tribunnews.com, Muhammad Renald Shiftanto)(Tribun-Timur.com, Erlan Saputra/Makmur)