Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Sosok Farradhilla, Mahasiswi UIN yang Selamat setelah Dibacok saat Sidang Skripsi, Ternyata Pesilat

Mahasiswi UIN Suska Riau selamat dari bacokan saat sidang skripsi. Ternyata ia pendekar silat yang berhasil menangkis serangan kapak pelaku.

Tribun X Baca tanpa iklan

Ringkasan Berita:
  • Mahasiswi UIN Suska Riau, Farradhilla (23), dibacok saat hendak sidang skripsi.
  • Pelaku menyerang dengan kapak di ruang sidang Fakultas Syariah dan Hukum.
  • Korban merupakan pendekar PSHT dan sempat menangkis serangan pelaku.
  • Ia menderita 7–8 luka dan sempat kabur lewat jendela.
  • Usai operasi, kondisi korban stabil dan dirawat intensif di RSUD Arifin Achmad.

TRIBUNNEWS.COM - Aksi pembacokan mahasiswi di ruang sidang jadi sorotan publik akhir-akhir ini.

Mahasiswi bernama Farradhilla Ayu Pramesti (23) dibacok oleh Raihan (21) saat hendak sidang skripsi di Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim (Suska) Riau, Kamis (26/2/2026) pagi.

Kasus ini menambah daftar kekerasan berbasis relasi personal yang terjadi di ruang publik, termasuk kampus yang seharusnya menjadi tempat aman bagi mahasiswa.

Terkait hal tersebut, kasus ini menambah panjang daftar kasus kekerasan terhadap perempuan.

Komnas Perempuan pada tahun 2025 mencatat ada 4.472 kasus kekerasan terhadap perempuan.

Korban pun dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan usai dibacok oleh tersangka menggunakan kapak.

Rekomendasi Untuk Anda

Kini, kondisi korban sedang dalam pemulihan pascaoperasi.

Farradhilla ternyata merupakan seorang pendekar silat yang tergabung dalam organisasi pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT).

Dengan keahlian bela dirinya tersebut, ia menahan serangan pelaku.

Demikian yang disampaikan oleh Wakil Dekan 3 Fakultas Syariah dan Hukum UIN Suska Riau, Alpi Syahrin.

"Dia itu pesilat. Adik ibunya bilang korban ini sudah jadi pelatih silat di kampungnya di Tanjung Pinang, Kepulauan Riau," kata Alpi saat berbincang dengan Kompas.com, Jumat (27/2/2026).

Baca juga: Polisi Periksa Kejiwaan Mahasiswa yang Bacok Mahasiswi di UIN Riau

Ia menceritakan, mahasiswi semester 8 Ilmu Hukum ini mendapatkan sejumlah luka karena menangkis serangan tersangka.

"Tujuh atau delapan lukanya. Dia kan menangkis serangan pelaku," sebut Alfi.

Sementara itu, menurut Sekretaris Prodi Ilmu Hukum, Rudiadi, apabila korban tak punya kemampuan silat, kecil kemungkinan korban bisa selamat.

"Kalau dia (Farradhila) gak jago silat, kecil kemungkinan dia selamat. Tapi mental dia kuat, sudah terluka dan berdarah, dia masih mampu menahan kapak pelaku," timpal Rudiadi.

KASUS PEMBACOKAN - (Kiri) Tampang Raihan Muzafar (21), pembacok Farradhila Ayu Pramesti (23), mahasiswi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau, pada Kamis (26/2/2026) pagi.
KASUS PEMBACOKAN - (Kiri) Tampang Raihan Muzafar (21), pembacok Farradhila Ayu Pramesti (23), mahasiswi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau, pada Kamis (26/2/2026) pagi. (Istimewa/Kolase: TribunPekanbaru.com/Istimewa)

Lompat dari Jendela

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas