Arus Mudik via Pelabuhan Gilimanuk Bali Masih Padat Merayap Selasa Pagi, Kendaraan Mengular
Kepadatan kendaraan mulai terjadi di sejumlah pelabuhan penyeberangan jelang puncak arus mudik Lebaran 18-19 Maret 2026.
Penulis:
Suci Bangun Dwi Setyaningsih
Editor:
Endra Kurniawan
Ringkasan Berita:
- Kepadatan kendaraan mulai terjadi di sejumlah pelabuhan penyeberangan jelang puncak arus mudik Lebaran 18-19 Maret 2026.
- Suasana di Pelabuhan Gilimanuk Bali terlihat padat merayap, dipenuhi kendaraan pada Selasa (17/3/2026) pagi.
- Antrean kendaraan mengular hingga luar pelabuhan.
TRIBUNNEWS.COM - Arus mudik Lebaran mulai meningkat di berbagai jalur transportasi belakangan ini.
Tak hanya di jalan tol dan terminal bus, kepadatan terlihat di sejumlah pelabuhan penyeberangan yang dipadati pemudik menuju kampung halaman.
Seperti di Pelabuhan Gilimanuk Bali yang terpantau padat merayap, dipenuhi kendaraan pada Selasa (17/3/2026) pagi.
Pelabuhan Gilimanuk merupakan sebuah pelabuhan feri yang berada di area Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Bali.
Pelabuhan tersebut, menghubungkan Pulau Bali dengan Pulau Jawa via perhubungan laut (Selat Bali).
Berdasarkan pantauan video update suasana pelabuhan Gilimanuk yang diunggah di kanal YouTube LST Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Bali, banyak kendaraan mobil pribadi maupun transportasi umum memenuhi area pelabuhan.
Dari visualisasi udara pada Selasa pagi pukul 07.40 WITA, tampak mobil, bus, dan truk-truk antre mengular hingga luar pelabuhan.
Sebelumnya, antrean kendaraan menuju Pelabuhan Gilimanuk dilaporkan memang sudah padat sejak Minggu (15/3/2026).
Bahkan, malam harinya, antrean kendaraan mengular sampai wilayah Buleleng, tepatnya di Desa Sumberklampok, Kecamatan Gerokgak.
Hingga Senin (16/3/2026), antrean kendaraan masih terus terjadi di jalur menuju pelabuhan penyeberangan Bali–Jawa itu.
Dilansir Tribun-Bali.com, pada Senin pagi, antrean sudah mencapai kawasan pemukiman di Tegal Bunder.
Bila dihitung dari jarak menuju Gilimanuk, panjang antrean diperkirakan mencapai sekitar tujuh kilometer.
Baca juga: Kemacetan Menuju Pelabuhan Gilimanuk Mengular Sampai Buleleng, Aktivitas Petani Terdampak
Dirgakkum Korlantas Polri, Brigjen Faizal, menjelaskan kemacetan panjang di Gilimanuk disebabkan karena antrean kendaraan yang akan masuk ke dalam kapal.
"Yang jadi masalah adalah penyeberangannya. Mereka ini antri menunggu kapal mau menyeberang," kata Faizal saat dihubungi, Senin (16/3/2026).
Baca tanpa iklan