Kecelakaan Maut di Tol Tegal Menewaskan 4 Orang, Polisi: Tak Ada Pengereman
Calya tabrak bus di Tol Tegal, 4 pemudik tewas dan satu balita kritis. Polisi: tidak ada tanda pengereman, sopir diduga mengantuk
Editor:
Eko Sutriyanto
Ringkasan Berita:
- Kecelakaan maut terjadi di Tol Pejagan–Pemalang KM 290B, Tegal, saat mobil Toyota Calya menabrak bus yang berhenti di bahu jalan
- Empat pemudik dari satu keluarga tewas, sementara satu balita kritis
- Polisi menduga sopir mengantuk karena tidak ditemukan tanda pengereman sebelum tabrakan.
TRIBUNNEWS.COM, TEGAL — Kecelakaan tragis di Tol Pejagan–Pemalang KM 290B, Kabupaten Tegal, menewaskan empat pemudik dari satu keluarga dan menyisakan satu balita dalam kondisi kritis, Kamis (19/3/2026).
Para korban merupakan penumpang mobil Toyota Calya yang tengah dalam perjalanan mudik dari Bekasi menuju Pemalang.
Seluruh korban berasal dari satu keluarga.
Korban meninggal dunia adalah: Gunawan (43), pengemudi, mengalami patah tulang pada kedua kaki dan luka di kepala; Devi Agustina (34), mengalami patah tulang kaki dan cedera kepala ; Narendra Dewan Gaozan (9), mengalami cedera kepala dan Nafisah Maisaroh (12), mengalami cedera kepala.
Dua korban meninggal di lokasi kejadian, sementara dua lainnya meninggal saat menjalani perawatan di RS Siaga Medika Pemalang.
Baca juga: Kecelakaan Lalu Lintas Saat Mudik Lebaran 2026 Naik, 22 Kasus Terjadi di Jalan Tol
Satu-satunya korban selamat, Nuriel Arshaka Sachio (3), mengalami cedera kepala dan saat ini masih dalam kondisi kritis serta dirawat intensif di rumah sakit.
Kronologi Kecelakaan
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 05.33 WIB saat pemberlakuan sistem satu arah (one way) di ruas tol tersebut.
Menurut Kasat Lantas Polres Tegal, AKP Bharatungga Dharuning Pawuri, mobil Toyota Calya bernomor polisi B 2399 FFR melaju dari arah barat (Jakarta) menuju timur (Semarang).
Saat tiba di KM 290 jalur B, kendaraan diduga oleng ke kanan dan langsung menabrak bagian belakang Bus Agra Mas bernomor polisi T 7622 DA.
Bus tersebut diketahui sedang berhenti di bahu jalan untuk mengecek kondisi ban dan telah menyalakan lampu darurat sebagai tanda peringatan.
“Diduga pengemudi mengantuk, karena tidak ditemukan tanda pengereman atau upaya mengurangi kecepatan,” jelas AKP Wuri.
Benturan keras menyebabkan seluruh penumpang mobil mengalami luka berat.
Dari total lima orang dalam mobil, empat meninggal dunia, sementara satu balita selamat namun dalam kondisi kritis.
Perjalanan Hampir Tiba Tujuan
Diketahui, rombongan keluarga tersebut hendak mudik ke Kabupaten Pemalang.
Lokasi kecelakaan hanya berjarak beberapa kilometer dari Exit Tol Gandulan, yang seharusnya menjadi titik keluar mereka.
Baca tanpa iklan