Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Sosok Ismet Efendi, Sekda Bangkalan Viral Tidur saat Rapat, Berapa Hartanya?

Sekda Bangkalan Ismet Efendi tertidur saat rapat hingga viral, menuai kecaman, dan terancam sanksi dari Bupati Lukman Hakim.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Sosok Ismet Efendi, Sekda Bangkalan Viral Tidur saat Rapat, Berapa Hartanya?
Istimewa/Kolase: Kompas.com/Repro
TIDUR SAAT RAPAT - Sekda Bangkalan, Madura, Jawa Timur, Ismet Effendi tertidur saat rapat paripurna, pada Senin (6/4/2026). Berikut sosoknya. 

Ringkasan Berita:
  • Sekda Bangkalan Ismet Efendi tertangkap kamera tengah tertidur saat rapat paripurna dan videonya viral di media sosial.
  • Aksi tersebut menuai kecaman dari DPRD dan Bupati Lukman Hakim yang menilai tidak etis serta akan memberi sanksi.
  • Ismet Efendi merupakan pejabat yang baru dilantik 2025 dengan total kekayaan sekitar Rp2,66 miliar berdasarkan LHKPN 2024.

 

TRIBUNNEWS.COM - Kelakukan pejabat yang tidur saat rapat penting kembali menjadi sorotan publik.

Terbaru Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, Ismet Efendi tertidur saat mengikuti rapat paripurna di Senin (6/4/2026) kemarin.

Berdasarkan penelusuran Tribunnews.com, detik-detik Ismet Efendi tertidur saat rapat tertangkap kamera.

Videonya kemudian diunggah sejumlah akun Instagram, seperti @feedgramindo, hingga viral.

Pada rekaman terlihat jelas Ismet Efendi duduk dengan cara bersandar santai di kursinya.

Rekomendasi Untuk Anda

Padahal ketika itu sedang digelar rapat yang dihadiri langsung Bupati Bangkalan, Lukman Hakim.

Agendanya penyampaian nota jawaban bupati atas pandangan umum fraksi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) 2025.

Tidak hanya Ismet Efendi, Kepala Satpol PP Bangkalan, Moh Hasbullah juga tertidur.

Sementara pejabat lain tampak asyik bermain handphone ketika rapat.

Ketua Komisi I DPRD Bangkalan, Fadhur Rosi menyangakan aksi tidur para pejabat saat rapat.

Bahkan ia dengan tegas meminta pejabat yang mengantuk tidak perlu ikut.

"Kalau capek, gantikan orang lain. Kalau ngantuk jangan datang. Paripurna bukan tempat tidur," katanya, dikutip dari Kompas.com, Minggu (12/4/2026).

Kecaman juga datang dari Bupati Lukman.

Terkait hal ini, ia akan memberikan sanksi sehingga kejadian tidak terulang di kemudian hari.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas