Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

ASN Yahukimo Ditembak Mati di Depan Rumah, Koops TNI Habema Buru Pelaku

ASN Yahukimo tewas ditembak OPM di Dekai, TNI-Polri buru pelaku dan perketat pengamanan Papua Pegunungan.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Gita Irawan
Editor: Glery Lazuardi

Ringkasan Berita:
  • Seorang ASN Yahukimo, Yones Yohame (35), tewas ditembak kelompok OPM Kodap XVI/Yahukimo di Dekai, Papua Pegunungan, Selasa (21/4). 
  • Korban sempat dirawat di RSUD Dekai namun meninggal dunia. 
  • TNI-Polri mengecam aksi ini dan kini memburu pelaku yang kabur ke hutan, serta memperketat pengamanan wilayah.

TRIBUNNEWS.COM - Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Papua bernama Yones Yohame (35), tewas setelah ditembak oleh kelompok bersenjata yang diduga berasal dari OPM Kodap XVI/Yahukimo.

Peristiwa tragis itu terjadi pada Selasa (21/4/2026) sekitar pukul 20.20 WIT di Komplek Perumahan Eselon III, Distrik Dekai.

Korban ditembak saat berada di depan rumahnya dan mengalami luka tembak di bagian dada kanan.

Yones sempat dilarikan ke RSUD Dekai untuk mendapatkan perawatan medis.

Namun, nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 22.00 WIT.

Korban diketahui merupakan putra daerah yang aktif dalam pelayanan publik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Yahukimo.

Rekomendasi Untuk Anda

Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat setempat.

Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf Wirya Arthadiguna, mengecam keras aksi penembakan tersebut.

Ia menegaskan bahwa aparat akan mengambil langkah tegas terhadap pelaku.

“Koops TNI Habema akan berkoordinasi dengan Polri dan melakukan pengejaran terhadap kelompok OPM yang terlibat dalam penembakan ini,” ujarnya, Kamis (23/4/2026).

Saat ini, aparat gabungan TNI-Polri tengah melakukan pengejaran terhadap para pelaku yang diduga melarikan diri ke wilayah hutan.

Selain itu, masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan waspada serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.

Aparat juga memastikan bahwa pengamanan di wilayah Papua Pegunungan akan terus diperketat.

"Koops TNI Habema juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan waspada serta tidak terpengaruh informasi yang belum terverifikasi, sembari memastikan pengamanan di Papua Pegunungan terus diperkuat," pungkas dia.

Baca juga: DPO Sejak 2024, Anggota KKB Pembunuh Prajurit TNI Sertu Ismunandar Tewas Ditembak Aparat

Sebelumnya, kelompok yang sama dilaporkan sempat melakukan penyerangan terhadap aparat keamanan di Kampung Samboga, Distrik Seredala, Yahukimo.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas