Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Dampak Perang AS dan Iran Terasa hingga Jabar, Petani Tertekan Meski Harga Gabah Naik

Dampak perang Amerika Serikat–Iran picu inflasi, petani di Jawa Barat tertekan biaya produksi naik

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Glery Lazuardi

“Kalau seandainya tidak ada perang, pasti banyak petani yang bisa membangun atau memperbaiki rumah di kampung,” kata Fachrudin.

Fenomena Serupa di AS

Fenomena serupa juga terjadi di luar negeri. Petani kedelai di kawasan Midwest, Amerika Serikat, juga menghadapi tekanan berat akibat kenaikan biaya produksi dan harga komoditas yang belum pulih.

Mengutip laporan Kyodo News, kondisi ini diperparah oleh perang dagang antara AS dan China, serta konflik Iran yang mengganggu distribusi energi global.

Petani seperti Doug Bartek di Nebraska mengeluhkan lonjakan biaya pupuk, benih, hingga bahan bakar. Hal ini membuat margin keuntungan semakin tipis.

Bahkan menurut American Soybean Association, petani masih mengalami kerugian signifikan pada musim panen terakhir.

Kondisi ini menunjukkan bahwa konflik geopolitik global tidak hanya berdampak pada negara yang terlibat langsung, tetapi juga merembet hingga ke sektor pertanian di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia.

Bagi petani di Jawa Barat, harapan kini bergantung pada stabilitas harga dan meredanya konflik global agar kesejahteraan mereka bisa kembali meningkat.

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas