Peran Kuswandi, Ditangkap Bareng Kiai Cabul Pati, Diduga Bantu Pelarian Ashari
Pria bernama Kuswandi diduga kuat menjadi otak sekaligus pembantu pelarian tersangka utama, Ashari.
Penulis:
Nuryanti
Editor:
Arif Tio Buqi Abdulah
Setelah itu, tersangka digelandang menuju Mapolresta Pati.
Sebelum ditangkap, Ashari disebut sempat berpindah-pindah lokasi untuk menghindari kejaran polisi.
Dika mengungkapkan, Ashari sempat kabur ke Kudus, Jawa Tengah.
Setelah itu, tersangka kabur ke Bogor, Jawa Barat.
Bahkan, Ashari juga sempat pergi ke Jakarta.
"Alhamdulillah sudah tertangkap. (Tersangka) Sempat ke Kudus, Bogor, kemudian lanjut Jakarta, setelah itu ke Solo dan Wonogiri," ungkap Dika, Kamis, dilansir TribunJateng.com.
Ashari Sambangi Lokasi Petilasan
Kasat Reskrim Polresta Pati, Kompol Dika Hadiyan Widya Wiratama, mengungkapkan pengejaran dilakukan lantaran tersangka mangkir dari panggilan pemeriksaan dan diduga kuat mencoba melarikan diri ke luar daerah.
Tim penyidik kemudian melakukan pelacakan dengan mempelajari kebiasaan tersangka.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Ashari terdeteksi berpindah-pindah mulai dari Kudus, Bogor, Jakarta, Solo, hingga Wonogiri.
Kompol Dika menjelaskan tersangka selalu menyambangi lokasi petilasan, pemandian, hingga pemakaman keramat.
"Karena yang bersangkutan tidak datang dan kami menduga akan melarikan diri, setelah kami cek memang keberadaannya sudah tidak ada di Pati," ungkapnya saat memberikan keterangan di Mapolresta Pati, Kamis.
Baca juga: Kiai Cabul dari Pati Ditangkap, Polisi Bongkar Rute Pelarian hingga Aliran Uang Rp150 Juta
Dalam pemeriksaan sementara, diketahui bahwa rute pelarian tersangka tidak terjadwal secara rapi.
Ashari cenderung bergerak secara acak dan sering bertanya kepada warga setempat mengenai lokasi makam yang bisa diziarahi.
Di Jawa Barat sendiri, tersangka diketahui sempat bolak-balik ke wilayah Sentul.
Selain itu dia juga sempat berada di Gunung Muria wilayah Kudus.
Aksi Tersangka Diduga Dilakukan Berulang Kali
Kasus dugaan pencabulan ini menjadi sorotan publik setelah viral di media sosial.
Baca tanpa iklan