Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ada Kamar Tipu-tipu di Little Aresha yang Sengaja Disiapkan Pengurus agar Orang Tua Terkesan

Fakta terbaru, Daycare Little Aresha menyediakan kamar tipu-tipu, sengaja disiapkan oleh pengurus agar orang tua terkesan.

Tayang:
Diperbarui:
Baca & Ambil Poin
Editor: Nuryanti
zoom-in Ada Kamar Tipu-tipu di Little Aresha yang Sengaja Disiapkan Pengurus agar Orang Tua Terkesan
TribunJogja.com/Hanif Suryo
KEKERASAN DI DAYCARE - Tempat penitipan anak (daycare) Little Aresha yang terletak di Sorosutan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta. 

Ringkasan Berita:

TRIBUNNEWS.COM - Pada akhir April 2026, publik dihebohkan dengan kasus kekerasan anak yang terjadi di Daycare Little Aresha, Umbulharjo, Kota Yogyakarta.

Polisi melakukan penggerebekan pada Jumat (24/4/2026) dan menemukan sejumlah anak diikat serta mengalami luka lebam di beberapa tubuhnya.

Kasus ini menjadi sorotan tidak hanya di daerah, tapi juga lingkup nasional.

Pemerintah Indonesia sebenarnya telah mengatur pendirian layanan daycare melalui Peraturan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Nomor 4 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Layanan Pemenuhan Hak Anak.

Sejauh ini, polisi telah menetapkan 13 orang sebagai tersangka dalam kasus kekerasan di Daycare Little Aresha.

Fakta terbaru, daycare tersebut ternyata menyediakan kamar 'tipu-tipu'.

Rekomendasi Untuk Anda

Kamar itu punya fasilitas lengkap. Sengaja disiapkan oleh pengurus agar orang tua anak terkesan.

Ketua Yayasan Daycare Little Aresha juga selalu menjanjikan pertemuan dengan calon orang tua yang hendak menitipkan anak pada hari Sabtu.

"Benar, ada kamar percontohan. Pada awal anak-anak mau ke Little Aresha disampaikan memang kamarnya bagus," ujar Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), Iptu Apri Sawitri, saat dihubungi TribunJogja.com, Jumat (15/5/2026).

Apri menjelaskan, kamar tipu-tipu tersebut memiliki fasilitas lengkap, di antaranya AC dan kasur untuk tidur yang memadai.

Para orang tua juga dijanjikan satu pengasuh akan melayani satu bayi maupun balita.

Baca juga: Airin Rachmi Diany Soroti Kasus Kekerasan Anak di Daycare Yogyakarta: Ini Darurat Kemanusiaan

"Istilahnya layak dan memang (tujuannya) untuk meyakinkan orang tua," terang dia.

Namun, itu hanya akal-akalan pengurus daycare. Kenyataannya justru sebaliknya, para bayi dan balita tersiksa di balik dinding kamar pengap.

Bahkan, pengasuh tidak hanya melayani satu bayi atau balita, melainkan ada 10 anak yang harus mereka rawat di waktu bersamaan.

Pembina Little Aresha Akan Dipanggil

Sementara itu, polisi berencana memanggil Ketua Dewan Pembina Yayasan Daycare Little Aresha, untuk dimintai keterangan.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas