FAKTA Juru Jagal dan Panitia Kurban Meninggal saat Sembelih dan Cuci Usus Sapi
Duka di tengah perayaan Iduladha, juru jagal hingga panitia kurban meninggal saat sembelih dan cuci usus hewan kurban di sungai.
Penulis:
Theresia Felisiani
Seorang tukang sembelih (jagal) hewan kurban meninggal saat bekerja pada Hari Raya Iduladha di Kota Salatiga, Rabu (27/5/2026).
Pria berinisial TS (60), warga Tegalrejo, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga ini diduga mengalami serangan jantung saat proses penyembelihan hewan kurban berlangsung.
Kapolsek Sidorejo, Kompol Sunoto mengatakan, korban mendapat panggilan untuk menjadi jagal hewan kurban di Masjid Darul Solikhin.
Di lokasi tersebut dilakukan penyembelihan dua sapi dan tiga kambing.
“Selain gotong royong oleh warga, juga mengundang tukang sembelih dan tukang kelet agar proses penyembelihan berjalan lancar dan cepat,” kata Kompol Sunoto.
Mengeluh Sakit Dada
Saat sedang bekerja di sekitar lokasi penyembelihan hewan, korban tiba-tiba mengeluhkan sakit pada bagian dada.
Warga yang mengetahui kondisi tersebut langsung memberikan pertolongan darurat dan memanggil ambulans untuk membawa korban ke RSUD dr Soebarkat Tjitrodarmodjo.
Namun sesampainya di rumah sakit, korban dinyatakan meninggal.
Kompol Sunoto mengatakan, berdasarkan pemeriksaan dokter, korban diduga meninggal akibat serangan jantung.
“Tidak ada tanda-tanda kekerasan dan kecelakaan di tubuh korban."
"Warga sudah berusaha melakukan pertolongan namun nyawa korban tidak bisa diselamatkan,” ungkapnya.
Panitia Kurban di Palembang Tewas Tenggelam saat Mencuci Usus Sapi
Seorang panitia kurban, Juli Hermanto (40), ditemukan tewas tenggelam di aliran anak sungai Jalan Pangeran Ratu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I, Palembang, Rabu (27/5/2026) siang.