Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Diskusi Hari Lahir Pancasila di Banten, Korpus BEM PTMA Soroti Pembangunan SDM Indonesia

BEM PTMA dorong MBG jadi mandatory spending pembangunan SDM, kritik konstruktif dinilai penting kawal transparansi dan pemerataan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Glery Lazuardi
zoom-in Diskusi Hari Lahir Pancasila di Banten, Korpus BEM PTMA Soroti Pembangunan SDM Indonesia
HO/IST
DISKUSI - Koordinator Korpus BEM PTMA Indonesia, Yogi Alidrus, menyampaikan pandangan soal MBG dalam diskusi kebangsaan di Banten, Senin (1/6/2026). 

"Tujuan MBG untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat adalah tujuan yang baik. Namun pelaksanaannya tetap harus diawasi, dievaluasi, dan dikritisi agar tepat sasaran, transparan, serta memberikan manfaat maksimal bagi rakyat."

Baca juga: Stok Susu Nasional Tertekan Imbas Program MBG, Pemerintah Mulai Kewalahan

Tantangan dan Evaluasi Program MBG

Diskusi tersebut juga mengidentifikasi sejumlah tantangan yang perlu menjadi perhatian pemerintah.

1. Ketepatan Sasaran Penerima Manfaat.

Masih terdapat potensi ketidaksesuaian data penerima manfaat di beberapa daerah. 

Oleh karena itu diperlukan integrasi data yang lebih kuat antara pemerintah pusat dan daerah.

2. Kualitas dan Standar Gizi.

Program MBG tidak boleh hanya berorientasi pada jumlah makanan yang dibagikan, tetapi juga harus memastikan kandungan gizi yang sesuai dengan kebutuhan anak dan peserta didik.

Rekomendasi Untuk Anda

3. Transparansi Anggaran.

Karena menggunakan dana negara dalam jumlah besar, pengelolaan MBG harus dilakukan secara transparan dan akuntabel agar terhindar dari penyimpangan anggaran.

4. Pemerataan Pelaksanaan.

Daerah terpencil, kepulauan, dan kawasan 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) memiliki tantangan distribusi yang berbeda dengan daerah perkotaan. Pemerintah perlu memastikan tidak terjadi kesenjangan pelayanan.

5. Dampak terhadap APBN.

Sebagai program prioritas nasional, MBG harus terus dievaluasi efektivitas dan efisiensi pembiayaannya agar tidak mengurangi kualitas pelayanan publik pada sektor strategis lainnya.

Sebagai bentuk kontribusi mahasiswa terhadap pembangunan nasional, Korpus BEM PTMA Indonesia menyampaikan beberapa rekomendasi:

Pertama, Penguatan Pengawasan Publik.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribun Banten
Halaman 2/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas