Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Detik-detik Bocah 7 Tahun Diculik Driver Ojol hingga Ditemukan Tewas, Modus Pelaku Ajak Memancing

MRP, bocah berusia 7 tahun di Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur menjadi korban penculikan driver ojek online (ojol).

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Dewi Agustina
zoom-in Detik-detik Bocah 7 Tahun Diculik Driver Ojol hingga Ditemukan Tewas, Modus Pelaku Ajak Memancing
Tribun Kaltim/Dwi Ardianto
KORBAN PENCULIKAN - MRP, bocah berusia 7 tahun di Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur menjadi korban penculikan driver ojek online (ojol). MRP menjadi korban penculikan MY (32), warga Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur, seorang driver ojek online. 

Ringkasan Berita:
  • MRP, bocah berusia 7 tahun di Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur menjadi korban penculikan driver ojek online (ojol).
  • Korban belakangan ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di kawasan Bukit Pelangi, Sangatta, Kutai Timur, Kalimantan Timur.
  • MRP ternyata menjadi korban penculikan MY (32), warga Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur, seorang driver ojek online.


TRIBUNNEWS.COM, KUTAI - MRP, bocah berusia 7 tahun di Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur menjadi korban penculikan driver ojek online (ojol).

Warga Jalan Pasundan, Kampung Tator, Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur itu sempat dilaporkan hilang oleh keluarganya pada awal Juni 2026.

Baca juga: Kondisi Siswi SMP Korban Penculikan di Bandung Barat, 5 Hari Dibawa Kabur Teman

Korban belakangan ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di kawasan Bukit Pelangi, Sangatta, Kutai Timur, Kalimantan Timur.

MRP ternyata menjadi korban penculikan MY (32), warga Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur, seorang driver ojek online.

Kronologi Hilangnya MRP

Kasus ini bermula dari laporan polisi yang dibuat pada  Selasa (2/6/2026) dengan nomor LP 59 di Polres Kutai Timur dengan pelapor Zulfa Adhika Saidah, ibu korban.

 

Rekomendasi Untuk Anda

 

Dalam laporan itu disebutkan bahwa anaknya, MRP (7), tidak kembali ke rumah setelah bermain di sekitar lingkungan tempat tinggal mereka di Jalan Pasundan, Kampung Tator, Kecamatan Sangatta Utara.

Menurut penjelasan polisi, peristiwa awal terjadi pada Senin (1/6/2026) sekitar pukul 19.30 Wita.

Saat itu ibu korban hendak membuang sampah dan mengajak anaknya pulang ke rumah.

Namun korban masih ingin bermain bersama teman-temannya sehingga tidak ikut pulang.

Setelah kembali ke rumah, sang ibu kemudian mencari korban karena anaknya tak kunjung pulang. 

Namun korban sudah tidak ditemukan di lokasi bermain maupun di sekitar lingkungan rumah.

Dalam proses pencarian, ibu korban menemui teman-teman yang sebelumnya bermain bersama anaknya.

Dari keterangan teman korban, MRP disebut terlihat pergi bersama seorang laki-laki yang mengendarai sepeda motor Honda Scoopy berwarna putih.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas